23 April 2018
UPT Perpustakaan Unand mempunyai peran penting dalam pencegahan plagirisme di perpuguruan tinggi. Peran tersebut dilaksanakan dengan mengadakan kegiatan sosialisasi peningkatan budaya literasi  mahasiswa. Peningkatan budaya literasi diyakini secara otomatis akan menekan terjadinya tindakan plagiarisme di perguruan tinggi.

Peran tersebut diwujudkan dengan mengadakan kegiatan sosialisasi anti plagiarisme yang dilaksanakan pada tanggal 19 April 2018 yang lalu di Kampus III Unand Dharmasraya. Pesertanya mahasiswa Fakultas Pertanian Unand yang ada disana. Acara dibagi ke dalam 2 sesi, yang pertama sosialisasi anti plagiarisme yang disampaikan oleh Rahmadeli, ST., dan sesi kedua panduan upload tugas akhir mahasiswa yang disampaikan oleh Vebi Dwi Putra, A.Md. Tim yang datang ke Dharmasraya dipimpin oleh Syafiardi, S.Sos, S.IP., salah seorang pustakawan madya yang ada di perpustakaan Unand. Selain itu juga dihadiri oleh Ketua Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Dharmasraya, Dewi Rezki, SP. MP.

Acara sosialisasi dengan tema “Sosialisasi Aplikasi Turnitin dalam Rangka Meningkatkan Budaya Literasi Mahasiswa Untuk Mencegah Plagiarisme di Perguruan Tinggi,” tersebut dihadiri oleh sekitar 100 orang mahasiswa. Antusiasme mereka cukup tinggi, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang mereka lontarkan selama kegiatan berlangsung. Peserta yang aktif bertanya oleh panitia diberi hadiah berupa buku penunjang mata kuliah.

Plagiat saat sudah menjadi isu sensitif di dunia akademik. Banyak kasus-kasus besar plagiat yang melibatkan orang-orang penting penting di republik ini. Seperti kasus yang menjerat salah seorang pejabat negara dan rektor salah satu PTN beberapa waktu yang lalu, menandakan bahwasanya “penyakit” ini sudah sangat mengkhawatirkan. Belum lagi maraknya praktek jual beli skripsi yang dilakukan secara terang-terangan melalui berbagai media.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut tahun ini, Universitas Andalas mulai melanggan aplikasi Turnitin, salah satu platform yang bisa digunakan oleh para akademik untuk mendeteksi tindakan plagiarisme suatu karya ilmiah. Platform ini bisa diakses pada laman turnitin.com. keputusan ini diambil untuk menghindari terjadinya praktek plagiarisme di lingkungan kampus Universitas Andalas dan salah satu bentuk komitmen dari pimpinan dalam rangka mensosialisasikan kampanye Unand anti plagiarisme.
20 April 2018
Plagiat saat sudah menjadi isu sensitif di dunia akademik. Banyak kasus-kasus besar plagiat yang melibatkan orang-orang penting penting di republik ini. Seperti kasus yang menjerat salah seorang pejabat negara dan rektor salah satu PTN beberapa waktu yang lalu, menandakan bahwasanya “penyakit” ini sudah sangat mengkhawatirkan. Belum lagi maraknya praktek jual beli skripsi yang dilakukan secara terang-terangan melalui berbagai media.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut tahun ini, Universitas Andalas mulai melanggan aplikasi Turnitin, salah satu platform yang bisa digunakan oleh para akademik untuk mendeteksi tindakan plagiarisme suatu karya ilmiah. Platform ini bisa diakses pada laman turnitin.com. keputusan ini diambil untuk menghindari terjadinya praktek plagiarisme di lingkungan kampus Universitas Andalas dan salah satu bentuk komitmen dari pimpinan dalam rangka mensosialisasikan kampanye Unand anti plagiarisme.

Akan tetapi keberadaan aplikasi Turnitin hanya sebatas untuk mendeteksi ada tidaknya praktek plagiarisme, bukan sebagai alat pencegahan. Oleh karena itu UPT Perpustakaan Unand merasa perlu mengambil peran dalam gerakan ini, dengan melakukan kegiatan sosialisasi dalam rangka meningkatkan budaya literasi  mahasiswa. Peningkatan budaya literasi diyakini secara otomatis akan menekan terjadinya tindakan plagiarisme di perguruan tinggi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 18 April 2018 yang lalu di Kampus II Unand Payakumbuh. Pesertanya adalah mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Fakultas Peternakan. Acara dibagi ke dalam 2 sesi, yang dikelompokkan per fakultas. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Andi Saputra, M.Kom, Pustakawan Muda Universitas Andalas. Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala UPT Perpustakaan Unand, Drs. Yasir, S.Sos. dan koordinator Fakultas Ekonomi dan Fakultas Peternakan kampus II Unand Payakumbuh.

Antusiasme mahasiswa untuk mengikuti acara tersebut cukup tinggi. Terbukti dengan banyaknya jumlah peserta. Dihadiri tidak kurang dari 150 mahasiswa yang untuk masing-masing sesinya. Sesi tanya jawab-pun berjalan cukup menarik, dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan dari peserta. Ditambah lagi dengan doorprize berupa buku yang diberikan oleh panitia kepada mahasiswa yang aktif.

Di akhir acara, Bapak Erpomen, MP. sebagai koordinator Fakultas Peternakan menyampaikan harapannya agar acara-acara seperti ini lebih sering dilaksanakan di kampus II, karena selama ini keberadaan mahasiswa kampus ini kurang mendapatkan perhatian dari pimpinan Unand.

 
11 Oktober 2018
Pada hari Selasa tanggal 9 Oktober 2018, UPT Perpustakaan kedatangan tamu dari tim Asesor Akreditasi LAM-PTKes (Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan).  Kedatangan mereka dalam rangka akreditasi program studi Dokter Spesiali Patologi Klinik Fakultas Kedokteran Unand RSUP Dr. M. Jamil Padang. Perpustakaan merupakan salah satu instrumen penting dalam penilai akreditas program studi perguruan tinggi. Oleh karena itu sebagian besar asesor yang melakukan penilaian terhadap program studi yang ada di Universitas Andalas akan mengunjungi perpustakaan.

LAM-PTKes merupakan badan hukum perkumpulan Organisasi Profesi dan Asosiasi Institusi Pendidikan dari 7 bidang ilmu kesehatan Sebagai bagian dari Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPMPT) dan akreditasi. Disamping itu LAM-PTKes juga turut membentuk Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) pendidikan tinggi.

Tim asesor LAM PTKes diwakili oleh Prof. Dr. dr. Rahayuningsih, Sp. PK (K) dari Universitas Indonesia dan Dr. dr. Anak Agung Wiradewi Lestari, Sp. PK dari Universitas Udayana. Beliau didampingi oleh tim akreditasi program studi spesialis patologi klinik Dr. dr. Efrida, Sp. PK, M.Kes dan dr. Zelly Dia Rofinda, Sp. PK (K) (K), dan ibu Ridha Kasubag Umum dan Perlengkapan Fak. Kedokteran Unand. Kedatangan mereka disambut oleh pimpinan perpustakaan yang diwakili oleh Yukasnedi, SS, M.Hum Kasubag Tata Usaha dan Andi Saputra, M.Kom Kepala Bidang Otomasi.

Pertemuan tersebut dilakukan dalam bentuk diskusi dan tanya jawab tentang koleksi ilmu kedokteran yang ada di Perpustakaan dan tata kelola koleksi perpustakaan, mulai dari sirkulasi peminjaman sampai dengan proses digitalisasi koleksi lokal konten (skripsi, tesis dan disertasi). Disamping itu asesor juga menitikberatkan penilaian tentang keseimbangan jumlah pustakawan dengan jumlah anggota perpustakaan. Selama proses diskusi tim asesor cukup puas dengan penjelasan dari tuan rumah. Di akhir acara tim asesor diajak untuk mengabadikan kunjungan mereka, dengan berfoto di lobi perpustakaan, salah satu spot foto terbaik yang ada di Perpustakaan Unand.
 
 


 
28 September 2018
UPT Perpustakaan Universitas Andalas kembali mengadakan wokshop literasi informasi di Kampus 3 Unand Dharmasraya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 27 September 2018 dengan tema “Cerdas dalam Temu Kembali Informasi di Era Digital” tersebut diikuti oleh sekitar 150 orang mahasiswa angkatan 3 dan 4 (tahun akhir).

Kegiatan yang diadakan di Pulau Punjung, lokasi kampus 3, kali ini merupakan yang ke-2 kalinya dalam tahun ini. Materi yang disampaikan adalah tentang Plagiarisme, dan Panduan Upload Tugas Akhir ke dalam Repository Unand, yang disampaikan oleh Andi Saputra, S.Kom, M.Kom dan Rahmadeli, ST. Sedangkan tim yang datang ke Dharmasraya dipimpin oleh Kasubag Tata Usaha Perpustakaan, Yukasnedi, SS, M.Hum.  dan didampingi oleh 3 orang pustakawan.

Menurut Kasubag Tata Usaha, kegiatan literasi informasi di kampus jauh (kampus 2 Payakumbuh dan kampus 3 Dharmasraya) sudah menjadi agenda rutin UPT Perpustakaan Unand sejak 2 tahun terakhir. Acara yang ditujukan untuk melakukan pembinaan terhadap mahasiswa kampus jauh, yang notabene kurang memperoleh akses informasi dibandingkan dengan mahasiswa yang kuliah di Padang, tersebut diagendakan minimal 2 kali setahun. Output dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa bisa lebih mudah dalam memperoleh informasi secara cepat dan tepat, serta memahami strategi menulis artikel ilmiah dan tugas akhir.

Untuk menarik minat dan partisipasi aktif mahasiswa, penitia juga memberikan doorprize berupa buku penunjang mata kuliah bagi mahasiswa yang aktif bertanya dalam kegiatan tersebut. Terdiri dari buku-buku tentang bidang ilmu pertanian, sesuai dengan bidang ilmu mereka. Ketika mengetahui panitia memberikan doorprize tingkat parsipasi peserta langsung meningkat. Sehingga diskusi menjadi lebih hidup dan menarik. Sekedar informasi tambahan di Kampus 3, sampai dengan saat ini baru ada Fakultas Pertanian.