12 Januari 2021

Mahasiswa Program Studi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan tahun 2021 melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang diselenggarakan di Perpustakaan Universitas Andalas, yang dilakukan padan bulan Januari- Februari tahun 2021. Mahasiswa Universitas Negeri Padang terdiri dari Gebby Jesica Permata P, Khomsatun Rakhmadhani, Nabilla Ratusiwi, Novia Amia Azizah Lubis, Rafiki Aftarinda, Ratna Rimbun Sari, Rini Oktarina, dan Siti Nur Fatimah Asfar yang berasal dari prodi Ilmu Perpustakaan dan Kearsipan dari jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah  Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang. Pada tanggal 11 Januarai 2021 mahasiswa Universitas Negeri Padang yang melaksanakan Praktik kerja lapangan disambut oleh bapak Drs. Yasir, S.Sos selaku Kepala Perpustakaan Universitas Andalas dan ibu Reno Refo Indra, SH sebagai Kasubag Tata Usaha memberikan sambutan hangat kepada seluruh mahasiswa Universitas Negeri Padang yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Dalam Praktik Kerja Lapangan ini, mahasiswa Universitas Negeri Padang di bimbing oleh ibu Dian Budiarti, S.IIP yang bertugas di Perpustakaan Universitas Andalas, serta ibu Malta Nelisa, S.Sos., M.Hum dan ibu Desriyeni, S.Sos., M.I.Kom sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Mahasiswa yang melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Perpustakaan Universitas Andalas dibagi menjadi delapan unit kerja yaitu, bidang Administrasi, bidang sirkulasi, bidang pengolahan, bidang cadangan, bidang referensi, bidang automasi dan bidang local konten. Selama melaksanakan magang, mahasiswa tidak hanya terpaku di satu bidang, melainkan semua bidang yang ada. Mahasiswa diberikan kebijakan rotasi kerja disemua bidang agar mahasiswa mampu menjalankan semua bidang yang ada di Perpustakaan Universitas Andalas.

Alasan mahasiswa Universitas Negeri Padang melakukan Praktik Kerja Lapangan di Perpustakaan Universitas Andalas, salah satunya yaitu karena arahan senior, kemudian Perpustakaan Universitas Andalas memiliki perpustakaan yang besar dan luas. Dalam segi kebersihan, kerapian, dan keindahan Perpustakaan Universitas Andalas tidak diragukan lagi. Sistem sirkulasi yang ada diperpustakaan tersebut sangat baik. Keadaan perpustakaan menurut mahasiswa Univeristas Negeri Padang yang melakukan Praktik Kerja lapangan sebelumnya yaitu perpustakaan Universitas Andalas layak dan keadaan juga stabil, walaupun dalam kondisi Covid-19 perpustakaan ini masih berjalan seperti biasa dan pemustaka juga mematuhi protocol kesehatan, hanya saja perpustakaan ini kurang dikunjungi pemustaka, kecuali mahasiswa tingkat akhir yang akan menyelesaikan karya ilmiah berupa tugas Akhir (D3), Skripsi (S1), Thesis (S2), dan Disertasi (S3).

Penulis   : Nabilla Ratusiwi

Editor     : Beni Adri Yassin, S.Kom

12 Januari 2021

Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Andalas melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang diselenggarakan di Perpustakaan Universitas Andalas, yang berlangsung pada bulan Januari-Maret tahun 2021. Mahasiswa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang terdiri dari M. Yusha Altariq, Rima Sandidah, Najwa Shulhy, Rifa Utami Putri dan Ririn Oktavia yang berasal dari prodi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol. Pada tanggal 07 Januari 2021 Mahasiswa UIN Imam Bonjol yang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) disambut oleh bapak Drs. Yasir, S.Sos yang menjabat sebagai Kepala Perpustakaan serta pegawai Perpustakaan Universitas Andalas yang memberikan sambutan serta membimbing mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Mahasiswa UIN Imam Bonjol dibimbing oleh ibu Monalisa Fitri Andres, A.Md, yang bertugas di Perpustakaan Universitas Andalas, serta ibu Drs. Erida, M.Pd sebagai Dosen Pembimbing Lapangan yang berasal dari UIN Imam Bonjol Padang. Mahasiswa yang melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Perpustakaan Universitas Andalas dibagi menjadi delapan bidang kerja yaitu, bidang Administrasi, bidang sirkulasi, bidang pengolahan, bidang cadangan, bidang rujukan, bidang automasi serta bidang local konten. Dalam melaksanakan magang, mahasiswa diberikan kebijakan Rolling kerja disemua bidang yang ada diperpustakaan agar mahasiswa mampu menjalankan semua bidang dan tidak terpaku satu bidang.

Alasan mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang memilih Praktik Kerja Lapangan di Perpustakaan Universitas Andalas karena Perpustakaan Universitas Andalas memiliki ruangan yang besar dan luas, serta lengkap dibandingkan perpustakaan lainnya. Dari segi kebersihan, kerapian serta keindahan Perpustakaan Universitas Andalas sangat baik dan tidak ada kekurangannya. Kondisi perpustakaan menurut mahasiswa UIN Imam Bonjol padang yang melakukan Praktik Kerja Lapangan sebelumnya yaitu Perpustakaan Universitas Andalas layak dan tertata rapi, walaupun dalam kondisi Pandemi Covid-19 perpustakaan ini masih berjalan seperti biasanya hanya saja diharapkan kepada pemustaka agar mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan sebelum memasuki perpustakaan Universitas Andalas.

 

Penulis   : Nabilla Ratusiwi

Editor     : Beni Adri Yassin, S.Kom

23 September 2020

Masa pandemi covid 19 mengharuskan masyarakat untuk lebih ketat dalam menjaga kesehatan , jaga jarak, sering cuci tangan dan tentunya mengurangi interaksi diluar rumah jika memang tidak penting. Semenjak maret 2020, Universitas Andalas telah memulai sistem perkuliahan secara daring(dalam jaringan), atau disebut kuliah online. Kuliah online ini hanyalah metode perkuliahan, yang mana mata kuliah dan proses belajarnya saja yang berbeda dari yang biasanya.

Kuliah daring adalah sistem perkuliahan yang memanfaatkan akses internet sebagai media pembelajaran yang dirancang dan ditampilkan dalam bentuk modul kuliah, rekaman video, audio atau tulisan oleh pihak akademi/universitas.(wikipedia)

Semenjak pandemi covid-19, metode belajar online merupakan langkah alternatif terbaik sejauh ini demi berjalannya perkuliahan dikampus. Tentunya metode belajar online juga memiliki kelebihan dan kekurangan, diantaranya :

 

A. Kelebihan kuliah daring

  1. Hemat Biaya Transportasi

Mahasiswa yang biasanya mesti datang langsung kekampus untuk mengikuti perkuliahan, namun sekarang tidak mesti datang kekampus lagi, secara otomatis biaya yang biasa dikeluarkan untuk beli bensin/ongkos transportasi umum tidak ada lagi.

 

  1. Hemat Waktu dan Tenaga

Tentunya waktu yang dihabiskan dengan kuliah secara tatap muka lebih banyak dibandingkan dengan kuliah daring, dikarenakan pergantian jam antara mata kuliah dengan mata kuliah yang lain terkadang memiliki jeda yang lama, sehingga mengharuskan untuk menunggu dikampus.

  

  1. lebih santai dan terhindar dari bising

Penerapan kuliah daring lebih terasa tenang, lebih santai bisa dilakukan dirumah, dikamar, dicafe atau dimanapun asalkan akses internet dan perangkat memadai.

 

B. Kelemahan belajar daring

  1. Wajib Akses Internet

Kuliah online sudah dipastikan membutuhkan akses internet, dengan berbagai mediator yang ada seperti laptop, ipad, smartphone, dll.

 

  1. Penyampaian dan Penerimaan Materi Tidak Maksimal

Proses belajar mengajar tidak selamanya mudah dimengerti oleh mahasiswa, apalagi jika prosesnya hanya dengan daring, tentunya tingkat fokus mahasiswa dan penerimaan materi yang disampaikan tidak lebih baik dari kuliah tatap muka.

 

  1. keterbatasan dalam praktek dan tanya jawab

Untuk mata kuliah teori memang tidak akan terlalu bermasalah jika dihadapkan dengan kuliah online, namun untuk mata kuliah praktek, maka kuliah online tidaklah menjadi solusi akan hal ini, dan dampak dari keadaan seperti ini, pengetahuan dan pemahaman mahasiswa tentang materi kuliahnya tidak maksimal.

 

Jika ditarik kesimpulan, bahwasannya : metode kuliah online maupun metode kuliah tatap muka punya keunggulan dan kelemahan masing-masing yang mana penerapannya mesti dilihat dari kemaslahatan yang ada, serta kembali kepada tujuan dan target dari jenis mata kuliahnya.

 

Penulis : Beni Adri Yassin, S.Kom., MTCNA