20 Januari 2021

Bicara tentang malas, ini merupakan sesuatu hal yang tak asing lagi, bahkan hampir semua orang bisa dipastikan pernah mengalami rasa malas dalam kehidupannya. Terkhususnya untuk ruang lingkup mahasiswa, tentunya rasa malah adalah hal yang lumrah dan sering dialami disebabkan berbagai macam hiruk pikuk kehidupan kampus.

Tidak sedikit diantara banyak aktivitas yang dilakukan manusia setiap harinya berujung pada rasa malas dan enggan untuk melakukannya. Terkadang rasa malas muncul ketika hendak memulai sesuatu, terkadang rasa malas muncul ketika sedang mengerjakan pekerjaan, dan terkadang rasa malas muncul ketika pekerjaan telah selesai dilakukan.

Diantara sebab-sebab munculnya rasa malas didalam diri manusia adalah:

1. Tidak jelasnya niat dalam mengerjakan sesuatu tersebut.

2. Tidak sungguh-sungguh dalam mengerjakan sesuatu tersebut.

      3. Tidak memahami dan mengerti tentang apa yang mesti dikerjakan.

      4. Tidak adanya motivasi didalam bekerja.

      5. Bergaul dengan orang-orang yang tidak memiliki tujuan didalam alur kehidupannya.

      6. Terlalu banyak makan.

      7. Obesitas(berat badan berlebihan, sehingga sulit untuk bergerak).

      8. Kesalahan dalam pemanfaatan Gadget(main game, nonton film, dll).

 

Diantara kiat-kiat mengatasi rasa malas adalah:

1. Luruskan niat dalam setiap mengerjakan sesuatu.

2. Harus yakin dan percaya diri terhadap apa yang sedang dikerjakan.

3. Pasang target dalam mengerjakan sesuatu.

4. Bertemanlah dengan orang-orang yang produktif dalam kehidupannya.

5. Makan makanan secukupnya(tidak berlebihan).

6. Rajin berolahraga.

7. Buatlah jadwal, agenda, target pekerjaan dan yang semisalnya,agar ketika rasa malas muncul, kita bisa mengingat targer pekerjaan lagi.

 

Sesuatu yang biasa dilakukan, lama kelamaan menjadi kebiasan, dan sulit untuk ditinggalkan, maka apabila ingin rasa malas hilang dalam diri atau paling tidak selalu terknontrol, maka biasakan untuk menghindari rasa malas itu dan munculkan semangat disetiap keadaan.

Beni Adri Yasin, S.Kom

Staf Bidang Teknologi Ingormasi

19 Januari 2021

Media massa memiliki beberapa macam diantaranya ada media cetak, media elektronik, media online dan ada juga media luar ruangan/media promosi. Media promosi adalah sarana mengkomunikasikan suatu produk atau jasa atau yang lain sebagainya agar dapat dikenal oleh  masyarakat luas. Media promosi juga dapat diartikan pula suatu alat atau mediator yang mewadahi promosi sebuah produk. Tujuan adanya media promosi adalah untuk dapat menginformasikan tentang suatu produk, mengubah persepsi mengenai suatu produk agar diterima oleh pengguna, dan mengingatkan pengguna agar produk selalu diingat sepanjang masa. Media promosi dalam bentuk periklanan yang dapat menyampaikan informasi kepada khalayak ramai salah satunya dengan menggunakan media videotron.

Videotron adalah sebuah panel layar yang menggunakan teknologi lampu LED (Light Emitting Diode) yang memiliki fungsi untuk menampilkan gambar, video, chart, diagram, atau apapun juga, dengan di handle oleh sebuah prosesor yang mengatur rangakaian LED tersebut menjadi gambar yang terstruktur dan menjadi sebuah layar besar. Videotron memiliki 2 jenis yaitu videotron indoor dan videotron outdoor. Videotron indoor penggunaannya khusus untuk di dalam ruangan saja, sedangkan outdoor untuk luar ruangan. Selain itu videotron juga dapat digunakan di dalam ruangan sebagai media presentasi. Videotron juga sering disebut sebagai reklame digital karena gambar-gambarnya bergerak. Kelebihan menggunakan videotron sebagai media periklanan adalah dengan adanya kemampuan dari gambar-gambar yang bergerak sehingga tampilannya menjadi lebih menarik dan lebih indah. Alasan mengiklankan suatu produk dengan menggunakan videotron adalah karena mampu menampilkan gambar yang bergerak dan banyak masyarakat yang lalu lalang disekitarannya.

Suatu perpustakaan perlu melakukan promosi supaya seluruh aktivitas yang berhubungan dengan jasa perpustakaan dapat diketahui serta dipahami oleh pengguna. Promosi pada perpustakaan merupakan suatu aktivitas untuk memperkenalkan perpustakaan dari segi layanannya, fasilitas, serta manfaat yang dapat diperoleh oleh setiap pengguna perpustakaan. Salah satu bentuk promosinya adalah dengan mengguna media elektronik yakni melalui video, karena video dapat menampilkan gambar yang bergerak serta dilengkapi dengan suara sehingga lebih lengkap dan menarik.

Dengan menggunakan videotron sebagai media promosi sebuah perpustakaan dapat mempromosikan lembaganya dengan menampilkan berbagai macam kegiatan, fasilitas serta keunggulan yang dimilikinya dalam bentuk gambar atau video, selanjutnya baru diubah atau diedit sehingga menghasilkan gambar yang menarik. Setelah itu baru ditayangkan di layar lebar dan di handle oleh sebuah prosesor yang mengatur rangkaian LED tersebut sehingga menjadi gambar yang terstruktur. Perpustakaan yang menggunakan videotron sebagai media promosinya merupakan suatu model stategi baru sehingga menarik perhatian masyarakat yang melewati atau menggunakan jalan di sekitar tempat penayangan videotron tersebut. Penayangan iklan tersebut sepenuhnya diatur oleh lembaga, mulai dari penataan iklan, menentukan lokasi penayangannya, menentukan besarnya kontribusi bagi iklan jika di pasang difasilitas umum, serta meminta izin untuk pemasangan iklan.

Perpustakaan Indonesia yang sudah menggunakan videotron sebagai media promosinya adalah Perpustakaan Nasional RI, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Selatan, Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi, Perpustakaan Universitas Airlangga, dan lain sebagainya.

Penulis   : Novia Amia Azizah Lubis (Mahasiswa Magang Universitas Negeri Padang, Tahun 2021)

            Editor     : Beni Adri Yassin, S.Kom

12 Januari 2021

Mahasiswa Program Studi Informasi Perpustakaan dan Kearsipan tahun 2021 melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang diselenggarakan di Perpustakaan Universitas Andalas, yang dilakukan padan bulan Januari- Februari tahun 2021. Mahasiswa Universitas Negeri Padang terdiri dari Gebby Jesica Permata P, Khomsatun Rakhmadhani, Nabilla Ratusiwi, Novia Amia Azizah Lubis, Rafiki Aftarinda, Ratna Rimbun Sari, Rini Oktarina, dan Siti Nur Fatimah Asfar yang berasal dari prodi Ilmu Perpustakaan dan Kearsipan dari jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah  Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang. Pada tanggal 11 Januarai 2021 mahasiswa Universitas Negeri Padang yang melaksanakan Praktik kerja lapangan disambut oleh bapak Drs. Yasir, S.Sos selaku Kepala Perpustakaan Universitas Andalas dan ibu Reno Refo Indra, SH sebagai Kasubag Tata Usaha memberikan sambutan hangat kepada seluruh mahasiswa Universitas Negeri Padang yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Dalam Praktik Kerja Lapangan ini, mahasiswa Universitas Negeri Padang di bimbing oleh ibu Dian Budiarti, S.IIP yang bertugas di Perpustakaan Universitas Andalas, serta ibu Malta Nelisa, S.Sos., M.Hum dan ibu Desriyeni, S.Sos., M.I.Kom sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Mahasiswa yang melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Perpustakaan Universitas Andalas dibagi menjadi delapan unit kerja yaitu, bidang Administrasi, bidang sirkulasi, bidang pengolahan, bidang cadangan, bidang referensi, bidang automasi dan bidang local konten. Selama melaksanakan magang, mahasiswa tidak hanya terpaku di satu bidang, melainkan semua bidang yang ada. Mahasiswa diberikan kebijakan rotasi kerja disemua bidang agar mahasiswa mampu menjalankan semua bidang yang ada di Perpustakaan Universitas Andalas.

Alasan mahasiswa Universitas Negeri Padang melakukan Praktik Kerja Lapangan di Perpustakaan Universitas Andalas, salah satunya yaitu karena arahan senior, kemudian Perpustakaan Universitas Andalas memiliki perpustakaan yang besar dan luas. Dalam segi kebersihan, kerapian, dan keindahan Perpustakaan Universitas Andalas tidak diragukan lagi. Sistem sirkulasi yang ada diperpustakaan tersebut sangat baik. Keadaan perpustakaan menurut mahasiswa Univeristas Negeri Padang yang melakukan Praktik Kerja lapangan sebelumnya yaitu perpustakaan Universitas Andalas layak dan keadaan juga stabil, walaupun dalam kondisi Covid-19 perpustakaan ini masih berjalan seperti biasa dan pemustaka juga mematuhi protocol kesehatan, hanya saja perpustakaan ini kurang dikunjungi pemustaka, kecuali mahasiswa tingkat akhir yang akan menyelesaikan karya ilmiah berupa tugas Akhir (D3), Skripsi (S1), Thesis (S2), dan Disertasi (S3).

Penulis   : Nabilla Ratusiwi

Editor     : Beni Adri Yassin, S.Kom

12 Januari 2021

Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Andalas melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang diselenggarakan di Perpustakaan Universitas Andalas, yang berlangsung pada bulan Januari-Maret tahun 2021. Mahasiswa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang terdiri dari M. Yusha Altariq, Rima Sandidah, Najwa Shulhy, Rifa Utami Putri dan Ririn Oktavia yang berasal dari prodi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol. Pada tanggal 07 Januari 2021 Mahasiswa UIN Imam Bonjol yang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) disambut oleh bapak Drs. Yasir, S.Sos yang menjabat sebagai Kepala Perpustakaan serta pegawai Perpustakaan Universitas Andalas yang memberikan sambutan serta membimbing mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Mahasiswa UIN Imam Bonjol dibimbing oleh ibu Monalisa Fitri Andres, A.Md, yang bertugas di Perpustakaan Universitas Andalas, serta ibu Drs. Erida, M.Pd sebagai Dosen Pembimbing Lapangan yang berasal dari UIN Imam Bonjol Padang. Mahasiswa yang melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Perpustakaan Universitas Andalas dibagi menjadi delapan bidang kerja yaitu, bidang Administrasi, bidang sirkulasi, bidang pengolahan, bidang cadangan, bidang rujukan, bidang automasi serta bidang local konten. Dalam melaksanakan magang, mahasiswa diberikan kebijakan Rolling kerja disemua bidang yang ada diperpustakaan agar mahasiswa mampu menjalankan semua bidang dan tidak terpaku satu bidang.

Alasan mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang memilih Praktik Kerja Lapangan di Perpustakaan Universitas Andalas karena Perpustakaan Universitas Andalas memiliki ruangan yang besar dan luas, serta lengkap dibandingkan perpustakaan lainnya. Dari segi kebersihan, kerapian serta keindahan Perpustakaan Universitas Andalas sangat baik dan tidak ada kekurangannya. Kondisi perpustakaan menurut mahasiswa UIN Imam Bonjol padang yang melakukan Praktik Kerja Lapangan sebelumnya yaitu Perpustakaan Universitas Andalas layak dan tertata rapi, walaupun dalam kondisi Pandemi Covid-19 perpustakaan ini masih berjalan seperti biasanya hanya saja diharapkan kepada pemustaka agar mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan sebelum memasuki perpustakaan Universitas Andalas.

 

Penulis   : Nabilla Ratusiwi

Editor     : Beni Adri Yassin, S.Kom