12 Oktober 2021

Perpustakaan Institut Seni Indonesia(ISI) Padang Panjang mengadakan kegiatan pelatihan Edukasi Repository Perguruan Tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 11 Oktober 2021, tepatnya digedung Rektorat lantai 3 ruang pertemuan. Kegiatan edukasi ini dibagi menjadi dua sesi pelaksanaan, sesi pertama dimulai oleh pemateri 1 yaitu Bapak Sefri Doni, M.Pd dengan materi pengaplikasian repository dan sesi kedua oleh Bapak Miswan, M.Hum dengan materi manfaat repository. Kegiatan Berlangsung Dari Pukul 09.00 – 12.00  Wib, dan dilanjutkan kembali pada sesi 2 pukul 13.00 – 15.00 Wib.

ISI Padang Panjang mengundang pustakawan/staf perpustakaan dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Sumatera Barat untuk mengikuti kegiatan tersebut. Tidak ketinggalan UPT Perpustakaan Unand, yang menugaskan 3 orang stafnya yaitu: Yudelna, A.Ma, Monalisa Fitri Andres, A.Md, dan Beni Adri Yassin, S.Kom. Menurut Drs. Yasir, S.Sos, penugasan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi staf perpustakaan dalam mengelola repository Unand.

Pada pembukaan presentasi, Bapak Sefri Doni memperkenalkan sedikit biografi beliau terkait riwayat pendidikan dan pengalaman mengajar serta pengalaman terkait repository perpustakaan. Beliau menyampaikan materi tentang: (1) pentingya mengaplikasikan repository Institusi; (2) kebijakan Pengolahan karya tulis ilmiah; dan (3) reputasi perguruan tinggi dengan adanya repository, serta komponen yang dibutuhkan dalam pengembangan repository institusi yang terdiri dari : Sumber Daya Manusia, Hardware & Software, dan koleksi.

Sedangkan pemateri 2 memfokuskan pembahasannya tentang: (1) bagaimana mempromosikan lembaga kepada masyarakat; (2) bagaimana mengumpulkan dan melestarikan produk digital lembaga; (3) bagaimana agar dapat mengelola dan mengukur kegiatan penelitian dan pembelajaran, serta menyediakan ruang kerja yang lebih luas bagi pustakawan.

Kegiatan ini sangat memberikan dampak positif bagi peserta, terutama praktisi dilapangan yaitu pustakawan, Teknisi IT, dan juga bagi dosen yang akan mendepositkan penelitiannya kedalam repository.  

05 Oktober 2021

Pada tanggal 01 oktober 2021 sepuluh orang mahasiswa universitas negeri padang yang melaksanakan praktek kerja lapangan di UPT Perpustakaan Universitas Andalas dijemput oleh Ibu Desriyeni, S.Sos., M.I.Kom selaku pembimbing PKL. Hari tersebut merupakan hari terakhir mahasiswa melaksanakan PKL di UPT Perpustakaan Universitas Andalas. Dalam momen tersebut diadakan rapat diruangan pertemuan lantai 1 perpustakaan, dalam rangka penutupan PKL secara formal. Pertemuan Tersebut dihadiri oleh kepala Perpustakaan Universitas Andalas, Sub Koordinator Perpustakaan, Pamong Mahasiswa Magang, perwakilan bagian Automasi perpustakaan serta 10 orang mahasiswa magang.

                Pembukaan acara diawali oleh sambutan kepala perpustakaan yaitu bapak Drs. Yasir, S.Sos. Pada kesempatan tersebut ucapan terima kasih diberikan kepada mahasiswa yang teleh melaksanakan praktek kerja lapangan selama 2 bulan. Pada kesempatan kedua kata sambutan diucapan oleh sub perpustakaan yaitu Bapak Andi Saputra, M.Kom. Beberapa hal yang disampaikan oleh bapak andi yakninya terkait penerapan keilmuan perpustakaan, penguasaan materi serta tak lupa juga ucapan terima kasih. Pada kesempatan ketiga kata sambutan diberikan oleh pamong mahasiswa magang yakninya ibu Leni Marsih, S.I.Pust. Pada kesempatan tersebut disampaikan ucapan terima kasih dan harapan-harapan kedepannya agar mahasiswa PKL mampu mempraktekkan ilmunya didunia pekerjaan nantinya. Pada kesempatan keempat yaitu diwakili oleh Bapak Beni Adri Yassin, S.Kom, yang mana dalam kesempatan tersebut ucapan terima kasih, apresiasi dan harapan diberikan kepada sepuluh mahasiswa magang tersebut.

                Hasil dari kegiatan PKL mahasiswa Universitas Negeri Padang di UPT Perpustakaan Unversitas Andalas adalah banyak pekerjaan dan target-target yang telah dicapai oleh mahasiswa PKL, laporan-laporan, penyusunan buku di rak, entri data, bidang pelayanan dan lain-lain. Keberadaan mahasiswa PKL sangat berdampak besar bagi Perpustakaan Universitas Andalas. Untuk itu Perpustakaan Universitas andalas memberikan apresiasi untuk semua mahasiswa tersebut  dengan hasil nilai yang sangat memuaskan. Penutupan acara pertemuan tersebut didahului dengan pembagian sertifikat untuk mahasiswa magang dan diakhiri dengan fhoto bersama.

 

 

Disusun Oleh :  Beni Adri Yassin, S.Kom

Staf Bidang Layanan Teknologi Informasi Perpustakaan Universitas Andalas

30 September 2021

            Pererapan physical distancing dimasa pandemi memberikan pengaruh besar terhadap kelancaran pelayanan di perpustakaan. Tak terkecuali juga untuk mendukung turunnya penyebaran covid-19 saat ini. Keamanan dan kesehatan bagi pustakawan dan pemustaka sangatlah penting dalam proses pelayanan. Tidaklah mudah dalam membangun kesadaran akan pentingnya penerapan physical distancing, karna butuh kesadaran yang tinggsi serta bahu membahu dalam mengingatkan sesama. Banyaknya isu dan informasi yang tidak relevan dengan kondisi, membuat masyarakat umum kurang perhatian terhadap covid-19. Timbulnya kesadaran dalam diri setiap pemustaka dan pustakawan akan berdampak positif bagi sistem pelayanan dimasa pandemi dan tentunya sangat berperan penting dalam penurunan angka paparan covid-19.`

            Diantara jenis-jenis pelayanan UPT perpustakaan universitas andalas yang membutuhkan interaksi dengan pustakawan yaitu, bidang layanan tata usaha, bidang layanan sirkulai, bidang layanan pengolahan, bidang layanan referansi, bidang layanan koleksi cadangan, bidang layanan automasi, dan bidang layanan lokal konten.

         Terhitung mulai tanggal 27 september 2021, UPT Perpustakaan sudah mulai menjalankan layanan secara full yaitu 100 % work from office. Tentunya hal ini akan membuat terjadinya lonjakan kunjungan pemustaka dan pustakawan juga semuanya sudah masuk kerja dikantor.

            Diantara bentuk penerapan protokol kesehatan disetiap bidang layanan dimasa pandemi covid-19 bagi pustakawan ialah :

1.        Petugas selalu menggunakan masker saat melakukan pelayanan.

2.        Petugas menghindari kontak fisik dengan pemustaka saat pelayanan.

3.        Petugas menggunakan hand sanitizer saat sebelum dan sesudah melakukan pelayanan.

4.        Petugas wajib mengingatkan pemustaka jika terjadinya kerumunan dalam datu area.

         Diantara bentuk penerapan aturan bagi pemustaka yang akan mengurus bebas pustaka yaitu :

1.      Menggunakan masker

2.      Mencuci tangan dengan handsanitizer/sabun.

3.      Menjaga jarak dengan petugas/pustakawan.

4.      Menghindari kerumunan.

5.      Dan membatasi perkumpulan dengan waktu yang tidak terlalu lama.

 

            Meskipun kepentingan pemustaka hanya pada penggunaan fasilitas yang ada diperpustakaan universitas saja,  seperti : ruang baca terbuka, ruang diskusi, looby , layanan komputer OPAC dan meja lesehan, maka pemustaka mesti tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

 

Penulis  : Beni Adri Yassin, S.kom

29 September 2021

Pada minggu terakhir (27/09/2021) kegiatan praktek kerja lapangan mahasiswa Universitas Negeri Padang, seluruh mahasiswa PKL yang berjumlah sepuluh orang dari program studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi diminta untuk berkumpul di ruang pertemuan yang berada di lantai 3 gedung perpustakaan Universitas Andalas, untuk melakukan diskusi dan bimbingan mengenai judul makalah laporan PKL dan skirpsi. Kegiatan ini dibimbing oleh salah satu staf perpustakaan Universitas Andalas yaitu Bapak Beni Adri Yassin, S.Kom.

Kegiatan ini dimulai dari menulis judul makalah dan skripsi di kertas yang telah disediakan, setelah itu dilakukan pengoreksian oleh Bapak Beni, mahasiswa diberikan arahan dan usulan mengenai masalah yang akan dijadikan judul pada pada makalah laporan PKL dan skripsi, dengan itu mahasiswa dapat mengembangkan ide yang telah dimilikinya.

Kegiatan ini dilakukan agar dapat membantu mahasiswa yang masih kesulitan dalam menemukan masalah yang ada di perpustakaan yang bisa untuk dijadikan judul pada makalah laporan PKL dan skripsi mahasiswa PKL, karena skripsi merupakan sebuah tugas akhir karya ilmiah mahasiswa yang diwajibkan untuk mendapatkan gelar Sarjana. Mahasiswa sangat terbantu dengan adanya masukan dan  bimbingan yang telah diberikan oleh Bapak Beni.

Hasil dari diskusi tersebut adalah seluruh mahasiswa yang berjumlah sepuluh orang tersebut telah mendapatkan masalah yang akan diangkat untuk dijadikan judul pada makalah laporan PKL dan skripsi mereka, dari yang masih kebingungan menjadi terbantu dengan adanya masukan dan bimbingan yang telah dilakukan pada pertemuan tersebut. Mahasiswa PKL yang berjumlah sepuluh orang tersebut adalah Dinda Aprilya, Isra’tu Pujatry Khaira, Anjela Fitriyanti, Ayu Novita Putri, Fani Alivia, Siti Hafifah, Ratih Irawan, Alvina Luthfiah Firdausi, Ramadhani, M.Octa Geofani. Dan sebagian besar dari mahasiswa tersebut akan melakukan penelitian di Perpustakaan Universitas Andalas.