Jumat, 20 April 2018 11:40

Perpustakaan Mengadakan Sosialisai Anti Plagiarisme di Kampus II Payakumbuh

Plagiat saat sudah menjadi isu sensitif di dunia akademik. Banyak kasus-kasus besar plagiat yang melibatkan orang-orang penting penting di republik ini. Seperti kasus yang menjerat salah seorang pejabat negara dan rektor salah satu PTN beberapa waktu yang lalu, menandakan bahwasanya “penyakit” ini sudah sangat mengkhawatirkan. Belum lagi maraknya praktek jual beli skripsi yang dilakukan secara terang-terangan melalui berbagai media.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut tahun ini, Universitas Andalas mulai melanggan aplikasi Turnitin, salah satu platform yang bisa digunakan oleh para akademik untuk mendeteksi tindakan plagiarisme suatu karya ilmiah. Platform ini bisa diakses pada laman turnitin.com. keputusan ini diambil untuk menghindari terjadinya praktek plagiarisme di lingkungan kampus Universitas Andalas dan salah satu bentuk komitmen dari pimpinan dalam rangka mensosialisasikan kampanye Unand anti plagiarisme.

Akan tetapi keberadaan aplikasi Turnitin hanya sebatas untuk mendeteksi ada tidaknya praktek plagiarisme, bukan sebagai alat pencegahan. Oleh karena itu UPT Perpustakaan Unand merasa perlu mengambil peran dalam gerakan ini, dengan melakukan kegiatan sosialisasi dalam rangka meningkatkan budaya literasi  mahasiswa. Peningkatan budaya literasi diyakini secara otomatis akan menekan terjadinya tindakan plagiarisme di perguruan tinggi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 18 April 2018 yang lalu di Kampus II Unand Payakumbuh. Pesertanya adalah mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Fakultas Peternakan. Acara dibagi ke dalam 2 sesi, yang dikelompokkan per fakultas. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Andi Saputra, M.Kom, Pustakawan Muda Universitas Andalas. Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala UPT Perpustakaan Unand, Drs. Yasir, S.Sos. dan koordinator Fakultas Ekonomi dan Fakultas Peternakan kampus II Unand Payakumbuh.

Antusiasme mahasiswa untuk mengikuti acara tersebut cukup tinggi. Terbukti dengan banyaknya jumlah peserta. Dihadiri tidak kurang dari 150 mahasiswa yang untuk masing-masing sesinya. Sesi tanya jawab-pun berjalan cukup menarik, dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan dari peserta. Ditambah lagi dengan doorprize berupa buku yang diberikan oleh panitia kepada mahasiswa yang aktif.

Di akhir acara, Bapak Erpomen, MP. sebagai koordinator Fakultas Peternakan menyampaikan harapannya agar acara-acara seperti ini lebih sering dilaksanakan di kampus II, karena selama ini keberadaan mahasiswa kampus ini kurang mendapatkan perhatian dari pimpinan Unand.

 
Read 567 times