Rate this item
(0 votes)

Di tengah merebaknya pandemi COVID-19, UPT Perpustakaan Unand tidak bisa memberikan layanan sebagaimana mestinya kepada pemustaka. Untuk mendukung kegiatan penelitian dan penulisan tugas akhir mahasiswa dan dosen, maka perpustakaan membuka layanan Literasi Informasi Digital, yaitu layanan untuk memperoleh koleksi ebook & ejournal yang sudah dilanggan oleh Unand.

Pada awal tahun ini, Universtias Andalas telah melanggan ebook yang diterbitkan oleh Springer International Publishing. Ebook tersebut berjumlah sebanyak 3.281 eksemplar, yang terbagi kedalam 4 disiplin ilmu yaitu:

  1. Engineering Science (lihat/download daftar judulnya di alamat : http://repo.unand.ac.id/id/eprint/31909)
  2. Earth Environment Science (lihat/download daftar judulnya di alamat : http://repo.unand.ac.id/id/eprint/31870)
  3. Medicine Science (lihat/download daftar judulnya di alamat : http://repo.unand.ac.id/id/eprint/31928)
  4. Social Science (lihat/download daftar judulnya di alamat : http://repo.unand.ac.id/id/eprint/31932)

Disamping itu Unand juga melanggan e-journal yang diterbitkan oleh Science Direct. Koleksi tersebut diperuntukkan bagi seluruh civitas akademika Unand. Untuk koleksi ebook bisa diakses melalui website Springer di alamat: https://link.springer.com/ dengan syarat user harus melakukan registrasi/sign up terlebih dahulu di website tersebut dengan mendaftarkan email yang dimiliki. Selain itu registrasi harus dilakukan melalui jaringan internet yang ada di lingkungan Universitas Andalas.

Alternatif lain, ebook tersebut juga bisa diperoleh melalui website digital library perpustakaan unand (http://digilib.pustaka.unand.ac.id/). Akan tetapi sampai dengan saat ini baru sebagian ebook yang diunggah ke dalam digilib.

Sedangkan untuk koleksi e-journal Science Direct, hanya bisa diakses melalui jaringan internet yang ada di lingkungan kampus Unand.

Padahal pandemi Covid-19 telah membatasi ruang gerak dan akses ke sumber informasi perpustakaan, sehingga kita tidak bisa datang atau beraktifitas di kampus sebagaimana biasanya.

Menyikapi permasalahan tersebut Perpustakaan Unand membuka layanan referensi digital bagi seluruh civitas akademika Unand. Layanan untuk memperoleh koleksi ebook & ejournal yang sudah dilanggan oleh Unand. Untuk mendapatkan layanan tersebut, pemustaka tinggal mencari ebook (lihat daftar yang linknya dicantumkan disamping list disiplin ilmu di atas), atau mencari judul e-jurnal pada website Science Direct (https://www.sciencedirect.com/). Setelah itu kirimkan daftar ebook/ejournal yang dibutuhkan ke email pustakawan (Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.). Setelah itu permintaan akan diproses & hasilnya dikirimkan kembali via email. Syarat layanan adalah sebagai berikut :

  • Layanan ini hanya diperuntukkan bagi civitas akademik Unand
  • Permintaan hanya dilayani di hari & jam kerja (8:00 s/d 16:00)
  • Pustakawan akan memproses email yang masuk 2 kali sehari, yaitu pada jam 11:00 & jam 16:00
  • Email yang masuk pada saat libur, akan diproses pada hari kerja berikutnya
  • Karena keterbatasan akses & jaringan internet mungkin tidak semua permintaan bisa diperoleh



Rate this item
(0 votes)

Kebijakan kuliah daring & work from home di masa pandemi saat ini telah membatasi akses informasi civitas akademika terhadap sumber informasi ilmiah. Jurnal-jurnal yang dilanggan oleh perguruan tinggi yang hanya bisa diakses di lingkungan kampus otomatis tidak bisa dimanfaatkan. Begitu juga dengan koleksi fisik yang ada di perpustakaan (buku teks, referensi, skripsi, tesis, disertasi).  Peneliti, mahasiswa dan dosen butuh sumber informasi alternatif yang bisa dimanfaatkan untuk mencari ide-ide dan sumber referensi dalam penulisan tugas akhir, dan penelitian.

PrePrint Servers adalah salah satu sumber referensi yang bisa dimanfaatkan. Saat ini cukup banyak PrePrint Server dari berbagai bidang ilmu yang diterbitkan dan dapat diakses dengan mudah. Apa sebenarnya PrePrint Server itu? Bagaimana mereka bekerja? Manfaat apa yang bisa kita dapatkan?

PrePrint Servers merupakan arsip online, atau repositori, yang berisi karya atau data yang terkait dengan berbagai makalah ilmiah yang belum melalui proses peer review atau belum diterima/dipublikasikan oleh jurnal akademik. Makalah yang ditawarkan tidak diedit dan disusun berdasarkan format template jurnal tertentu sebelum diposting online di dalam repositori. Hanya menjalani penyaringan dasar dan pemeriksaan plagiarisme. Oleh karena itu biasa juga disebut dengan artikel preprint. Selain itu penulis juga dapat mengirimkan versi revisi dari makalah mereka ke PrePrint server kapan saja. Biasanya setelah diposting artikel tidak dapat dihapus.

PrePrint Servers merupakan cara yang tepat bagi peneliti untuk mendapatkan umpan balik tentang karya ilmiahnya yang sedang diproses dari orang lain, karena pembaca dapat menelusuri PrePrint paper yang baru diposting dan memberikan komentar atau masukan. Dengan mengunggah makalah di PrePrint Server peneliti dapat mempublikasikan temuan mereka dalam waktu cepat. Seperti yang kita ketahui proses peer review jurnal akademik tradisional adalah prosedur yang panjang dan berlarut-larut (kadang-kadang berlangsung selama beberapa bulan) yang berpotensi dapat menunda diseminasi temuan-temuan penelitian penting. Keuntungan lainnya adalah, artikel tersebut mendapatkan sitasi awal, sebelum dipublikasikan secara resmi. Jurnal American Medical Association mencatat bahwasanya sitasi dan Altmetric skornya meningkat ketika penulis memposting artikel mereka terlebih dahulu ke server preprint.

Sedangkan bagi kita yang akan melakukan penelitian, server ini bisa menjadi alternatif untuk mencari ide-ide penelitian terbaru, dan artikel ilmiah secara gratis, karena artikel preprint dapat disitasi walaupun belum dipublikasikan secara resmi.

Berikut server PrePrint populer yang banyak digunakan dan bisa dimanfaatkan:

BioRxiv adalah repositori pracetak untuk ilmu biologi, didirikan pada 2013, dan dioperasikan oleh Cold Spring Harbor Laboratory di New York.

arXiv adalah open access bidang Fisika, matematika, ilmu komputer, biologi kuantitatif, keuangan kuantitatif, statistik, teknik elektro dan ilmu teknik, dan ekonomi yang dioperasikan oleh Cornell University.

Chemrxiv adalah server preprint bidang Ilmu Kimia yang dioperasikan oleh American Chemical Society (ACS).
The Winnower. The Winnower adalah platform penerbitan ilmiah online
open access yang menawarkan open post-publication peer review forum.

PsyArXiv adalah server preprint yang melayani bidang ilmu psikologi, yang diluncurkan pada 2016 oleh Cornell University.

PrePubMed mengindeks preprint dari PeerJ Preprints, Figshare, bioRxiv, dan F1000Research (server pracetak lainnya).

Walaupun masih terjadi perdebatan diantara anggota komunitas ilmiah, tentang keberadaan dan kegunaan preprint servers, setidaknya bagi kita yang sedang dan akan melakukan penelitian, artikel preprint bisa menjadi alternatif yang bisa kita manfaatkan untuk mencari ide-ide penelitian dan sumber referensi ilmiah dari berbagai bidang ilmu.

(Sumber: https://www.letpub.com)

Rate this item
(0 votes)

Penerapan metode video conference dalam pelaksanaan kuliah daring banyak dikeluhkan oleh mahasiswa. Besarnya biaya yang harus mereka keluarkan untuk membeli paket data internet, disamping terbatasnya kekuatan sinyal internet operator seluler di beberapa daerah, merupakan penyebabnya. Di sisi lain metode ini banyak direkomendasikan oleh pimpinan perguruan tinggi. Bahkan di beberapa kampus metode ini wajib dilaksanakan, walaupun dengan durasi waktu yang terbatas.

Seperti yang kita ketahui Unand telah menerapkan kuliah daring sejak tanggal 18 Maret 2020 yang lalu, guna mengantisipasi merebaknya pandemi COVID-19 di Sumatera Barat. Menyikapi kebijakan tersebut, berbagai metode dan aplikasi telah diterapkan dalam penyelenggaraan kuliah daring tersebut. Ada yang menggunakan video conference, dengan mamanfaatkan aplikasi Zoom Meeting, Google Meet, Skype dll., ada juga yang menggunakan aplikasi e-learning, yang sudah ada di kampus masing-masing, dan Google Classroom, ada juga yang menggunakan aplikasi social media, seperti Whatsapp Group.

Ada satu lagi metode yang bisa diterapkan untuk mengatasi dilema antara tuntutan penerapan metode video conference dan besarnya konsumsi bandwidth. Dalam hal ini dosen dituntut lebih kreatif, dengan membuat video bahan ajar, yang mengkombinasikan antara video presentasi materi dengan video pemateri (speaker). Hasilnya dibagikan kepada mahasiswa, baik melalui fasilitas whatsapp group, maupun dengan mengunggahnya melalui Youtube.

Metode ini bisa sedikit lebih menghemat pemakaian data. Dengan durasi sekitar 15 menit, akan menghasilkan file video dengan ukuran sekitar 40 MB. Bandingkan dengan video conference, yang membutuhkan durasi yang lebih lama. Dengan durasi 40 menit bisa menyedot data lebih dari 1 GB. Bayangkan seandainya 1 orang mahasiswa dengan 6-8 mata kuliah seminggu, berapa biaya yang harus mereka keluarkan untuk membeli paket internet. Selain itu keuntungan lainnya video tersebut bisa diputar secara berulang oleh mahasiswa.

Salah satu aplikasi yang cukup bagus dan penulis rekomendasikan dalam membuat video bahan ajar adalah cyber link youcam. Aplikasi ini cukup sederhana dengan interface yang mudah dipahami. Hasilnya pun cukup memuaskan dengan kualitas gambar yang bersih, dan suara yang cukup baik.

Jangan ragu, di bawah ini kami cantumkan alamat untuk mendownload aplikasi & video tutorial penggunaannya.

Aplikasi ini bisa diunduh melalui link: http://www.mediafire.com/file/y3edvunznir5a25/YouCam_5_Deluxe.rar/file

Tutorial penggunaan aplikasi ini bisa ditonton melalui :

 

Rate this item
(0 votes)

Kebijakan work from home dan kuliah daring akibat pandemi Covid 19 telah membatasi aktifitas pustakawan dalam berinteraksi dan menyelenggarakan operasional perpustakaan. Salah satu kontribusi yang bisa diberikan pustakawan dalam kondisi saat ini adalah memberikan bimbingan literasi informasi secara online, dalam bentuk pembuatan video tutorial bagi mahasiswa. Pustakawan Unand telah membuat video tutorial tentang tips dan trik menggunakan aplikasi Microsoft Word. 

Sebagaimana kita ketahui, sebagian besar mahasiswa yang mahir dalam mengoperasikan aplikasi Ms. Word, yang mayoritas digunakan oleh mahasiswa dalam mengetika tugas akhir. Akan tetapi hanya untuk fitur-fitur standar saja, karen sebagian besar hanya belajar secara otodidak. Sebenarnya ada banyak fitur-fitur lanjutan yang bisa dimanfaatkan dalam aplikasi ini. Kemahiran dalam menggunakan aplikasi ini sangat berpegaruh dalam mempermudah proses pengetikan, dan meningkatkan kualitas tugas akhir.

Oleh karena itu materi video tutorial yang dibuat berhubungan dengan teknik di Ms. Word yang memudahkan mahasiswa berhubungan dengan hal-hal yang selama ini jarang dimanfaatkan oleh kebanyakan kita dalam melakukan pengetikan. Penasaran dengan videonya, silahkan tonton di Youtube melalui link berikut ini:

  1. Cara mudah membuat daftar isi : https://youtu.be/nPICDY10RKM
  2. Cara membuat penomoran tabel dan gambar : https://youtu.be/qhZeFESaVgM
  3. Mengetik Mudah dan Cepat dengan Template Microsoft Word : https://youtu.be/G980M3ju61M
  4. Tips mengedit dan mengatur letak gambar di Ms. Word : https://www.youtube.com/watch?v=7uoMcdPuklc
  5. Cara membuat nomor halaman berbeda di Ms. Word:

Semoga bisa bermanfaat. Sebagai bagian dari gerakan literasi informasi, pesan ini jangan sampai di tangan kita saja, alangkah baiknya dibagikan kepada orang lain yang membutuhkan

Rate this item
(0 votes)

Pandemi Virus Covid 19 telah memindahkan berbagai aktifitas fisik ke ranah virtual/daring, termasuk kegiatan perkuliahan dan rapat. Berbagai metode dan aplikasi telah digunakan untuk mendukung aktifitas daring tersebut. Walaupun sudah online, akan tetapi ada yang mengharuskan tetap adanya tatap muka. Cukup banyak metode dan aplikasi yang digunakan oleh berbagai perguruan tinggi dalam menyelenggarakan kuliah online. Aplikasi Zoom merupakan salah satu sarana yang paling banyak digunakan saat ini. Salah satu alasannya adalah, karena aplikasi ini tidak berbayar, walaupun dibatasi maksimal selama 40 menit. Selain itu interface dari aplikasi ini juga cukup sederhana dan mudah digunakan.

Bagi yang masih bingung dan ragu bagaimana menggunakan aplikasi Zoom, sekarang sudah tersedia video tutorialnya di Youtube yang dibuat oleh pustakawan Unand. Video tutorial tersebut terdiri dari 2 bagian, yang pertama membahas tentang bagaimana cara melakukan registrasi dan setting kelas/meeting online, dan manajemen online meeting menggunakan Zoom.

Video tutorial tersebut bisa diakses melalui link berikut :

  1. Cara Melakukan Registrasi & Setting Online Meeting Menggunakan Zoom: https://youtu.be/J9F4njN459
  2. Manajemen Online Meeting Menggunakan Zoom : https://youtu.be/DqRYA6AfjVU

 Semoga bermanfaat & silahkan dibagikan kepada rekan yang membutuhkan.

Rate this item
(0 votes)

Civitas akademika Unand yang membutuhkan bimbingan literasi informasi ilmiah, saat ini materi pelatihaannya sudah tersedia dalam bentuk video tutorial di Youtube. Sejak awal tahun 2019 yang lalu UPT Perpustakaan Unand telah mengadakan pelatihan literasi informasi ilmiah untuk mahasiswa pascasarjana. Kegiatan tersebut telah dilaksankan di beberapa fakultas, diantaranya adalah: Fakultas Hukum, FISIP, Fakultas Peternakan, dan Kampus II Payakumbuh. Literasi Informasi Ilmiah selama ini lebih dikenal dengan Online Research Skill (ORS).