15 Maret 2017

Senayan Library Management System (SliMS) merupakan sebuah perangkat lunak untuk sistem manajemen perpustakaan. Sebagian besar fitur-fiturnya sudah mengakomodasi kegiatan-kegiatan di perpustakaan, serta bermanfaat untuk membantu mempermudah dalam mengelola tugas perpustakaan. Sesuai dengan basic pengembangnya, perpustakaan Kementerian Pendididikan Nasional, aplikasi ini pada dasarnya dikembangkan untuk digunakan pada perpustakaan umum. Fitur-fiturnya disesuaikan dengan kebutuhan perpustakaan umum. Sedangkan untuk penerapan di jenis perpustakaan lain seperti perpustakaan khusus, perpustakaan sekolah dan perpustakaan perguruan tinggi, perlu dilakukan modifikasi dan pengembangan pada fitur-fitur tertentu.Salah satunya pada modul keanggotaan, yang tidak memuat kolom-kolom yang sangat dibutuhkan dalam melakukan pendataan anggota di perguruan tinggi.

Beberapa perbedaan yang ditemukan terkait dengan keanggotaan adalah :

  1. Identitas pada perguruan tinggi berbasis pada fakultas dan program studi, sedangkan pada perpustakaan umum identitas anggota berbasis pada daerah asal atau tempat domisili.
  2. Status keanggotaan di perguruan tinggi terbatas hanya sampai mahasiswa tamat, sedangkan pada perpustakaan umum keanggotaannya bisa seumur hidup, walaupun kartu keanggotaannya terbatas, akan tetapi bisa status keanggotaan bisa diperbaharui atau diperpanjang.
  3. Anggota perpustakaan perguruan tinggi juga dikelompokkan berdasarkan jenjang studi
  4. Status keanggotaan di perguruan tinggi terbatas hanya sampai mahasiswa menamatkan studinya, sedangkan di perpustakaan umum bisa diperpanjang sampai seumur hidup.

Staf perpustakaan Unand, Andi Saputra, telah berhasil melakukan modifikasi terhadap modul keanggotaan aplikasi SLiMS 7 Cendana, agar sesuai dengan kebutuhan pendataan di perguruan tinggi. Hasil modifikasi tersebut telah dimuat di website GoSliMS (http://slims.web.id/goslims), website resmi sebagai wadah kreatifitas para pegiat SLiMS Indonesia.

Hasil modifikasi tersebut telah diuji dan diterapkan di Peprustakaan Universitas Andalas. Master file beserta panduan penggunaannya dapat di download di laman : Master dan Panduan Modifikasi SLiMS Perguruan Tinggi.

 

 

 

08 Maret 2017

Pada Tahun Anggaran 2017 ini, Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpustakaan Nasional RI, kembali telah menjadwalkan untuk menyelenggarakan 15 Diklat Kepustakawanan.

Diklat mulai dilaksanakan pada bulan Februari 2017. Seperti biasanya tahun ini rangkaian diklat diawali dengan Diklat Teknis Pengelolaan Perpustakaan. Untuk informasi selengkapnya mengenai jadwal dan proses pendaftaran diklat selengkapnya bisa dilihat melalui website resmi Pusdiklat Perpusnas RI : http://pusdiklat.perpusnas.go.id/diklat.

07 Maret 2017

Pada awal tahun 2017 ini Bidang Automasi UPT Perpustakaan Unand, telah melakukan pendataan terhadap jumlah pengunjung perpustakaan berdasarkan fakultas setiap bulannya. Setiap pengunjung yang berasal dari mahasiswa Unand dihitung dan dikelompokkan berdasarkan asal fakultasnya. Setelah itu data diurutkan berdasarkan jumlah terbanyak.

Dari total 45.223 kali kunjungan ke perpustakaan selama bulan Februari 2017, sebanyak 45.123 berasal dari mahasiswa Unand. Dari jumlah tersebut kunjungan terbanyak berasal dari Fakultas Ekonomi, yaitu sebanyak 10.288 kunjungan. Sedangkan kunjungan paling sedikit berasal dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, yaitu 147 kali. Berikut disajikan 5 besar kunjungan terbanyak ke pepustakaan Unand selama bulan Fabruari 2017 :

No.

Nama Fakultas

Jumlah

1

Fakultas Ekonomi

10288

2

Fakultas Pertanian

8102

3

Fakultas Peternakan

5958

4

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

2929

5

Fakultas Hukum

2872

 Untuk lebih jelasnya, rincian jumlah pengunjung per fakultas bisa dilihat pada gambar di bawah ini :

Jumlah pengunjung dari Fakultas Ekonomi, Pertanian dan Peternakan yang berada di 3 besar sangat jauh perbedaannya dibandingkan dengan fakultas lainnya. Faktor lokasi sepertinya cukup mempengaruhi jumlah pengunjung per fakultas di UPT Perpustakaan Unand, disamping banyaknya jumlah mahasiswa. Karena ketiga fakultas tersebut lokasinya berada persis di depan perpustakaan. Sedangkan untuk 2 fakultas dengan jumlah terendah, seperti Fakultas Kedokteran Gigi dan Kesehatan Masyarakat disamping jumlah mahasiswanya sedikit, lokasi kampusnya juga cukup jauh dari perpustakaan yang berada di kampus Unand Limau Manis , yaitu di kampus Jati ,di pusat Kota Padang.

Selain pengunjung per fakultas bidang autamasi juga melakukan pendataan terhadap pengunjung berdasarkan jenjang studi yang ada di Unand. Mahasiswa program Sarjana (S1) paling banyak mengunjungi perpustakaan, yaitu 42.726 kali kunjungan. Jumlahnya sangat jauh dibandingkan dengan jenjang studi lainnya. Kondisi ini sangat wajar terjadi mengingat perbedaan jumlah mahasiswa S1 dengan jenjang studi lainnya sangat jauh sekali. Data selengkapnya bisa dilihat pada tabel berikut :

No Jenjang Studi Jumlah
1 DIII 1.698
2 Sarjana (S1) 42.726
3 Magister (S2) 394
4 Doktor (S3) 31

Itulah gambaran pengunjung perpustakaan Unand selama bulan Februari 2017 berdasarkan asal pengunjung. Data tersebut diambil dari pangkalan database perpustakaan yang dikelola dan diolah oleh Bidang Automasi.

 

28 Februari 2017

Gubernur Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, SPsi, MSc. dianugerahi gelar Tokoh Literasi Nasional, oleh Perpustakaan Nasional karena telah berjasa dalam mendukung pengembangan literasi di propinsi Sumatera Barat. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Perpustakaan Nasional Muh. Syarif Bando  pada saat acara pembukaan pameran Minang Book Fair yang diselenggarakan di Masjid Raya Sumatera Barat, Padang, Jumat (24/2).

Halaman 3 dari 5