28 Februari 2017

Gubernur Sumatera Barat, Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, SPsi, MSc. dianugerahi gelar Tokoh Literasi Nasional, oleh Perpustakaan Nasional karena telah berjasa dalam mendukung pengembangan literasi di propinsi Sumatera Barat. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Perpustakaan Nasional Muh. Syarif Bando  pada saat acara pembukaan pameran Minang Book Fair yang diselenggarakan di Masjid Raya Sumatera Barat, Padang, Jumat (24/2).

24 Februari 2017

Departemen Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kementerian Pendidikan Nasional, yang memayungi unit perpustakaan di kementerian tersebut, saat ini patut berbangga karena salah satu produk mereka, Senayan Library Management System (SLiMs) telah berhasil menjadi software yang paling banyak digunakan oleh perpustakaan yang ada di Indonesia, bahkan sudah digunakan oleh perpustakaan di luar negeri.

Menurut informasi dari website resminya, http://slims.web.id/goslims/, sampai saat ini untuk aplikasi Portable SLiMS 8 64 Bit (x64) saja sudah didownload  sebanyak 695.838 kali. Salah satu faktor yang menyebabkan banyaknya pengguna dari software ini adalah karena aplikasi ini dibagikan secara gratis dan dikembangkan secara open source (semua orang bebas mengembangkan dan melakukan modifikasi sesuai dengan kebutuhan).  Menurut salah satu pengembangnya, Hendro Wicaksono, alasan aplikasi ini diberikan secara gratis ”Karena awalnya dikembangkan dengan uang negara, harus bisa diperoleh secara bebas oleh masyarakat,”

SLiMS merupakan sebuah perangkat lunak untuk sistem manajemen perpustakaan. Sebagian besar fitur-fiturnya sudah mengakomodasi kegiatan-kegiatan di perpustakaan, seperti : Online Public Access Catalog (OPAC), penelusuran sederhana (Simple Search) dan tingkat lanjut (Advanced Search), manajemen keanggotaan, manajemen data bibliografi, manajemen sirkulasi (peminjaman, pengembalian dan denda), laporan dan statistik, counter pengunjung dan banyak fitur-fitur lainnya yang bermanfaat untuk membantu mempermudah dalam mengelola tugas perpustakaan.

Sesuai dengan basic pengembangnya, perpustakaan Kementerian Pendididikan Nasional, aplikasi ini pada dasarnya dikembangkan untuk digunakan pada perpustakaan umum. Fitur-fiturnya disesuaikan dengan kebutuhan perpustakaan umum. Sedangkan untuk penerapan di jenis perpustakaan lain seperti perpustakaan khusus, perpustakaan sekolah dan perpustakaan perguruan tinggi, perlu dilakukan modifikasi dan pengembangan pada fitur-fitur tertentu.

Perpustakaan Universitas Andalas telah menggunakan aplikasi SliMS sejak tahun 2013 yang lalu. Saat ini menggunakan SLiMS 7 Cendana. Dalam jangka waktu tersebut, setelah dilakukan evaluasi ada beberapa kendala didapatkan terkait dengan pemanfaatan SliMS dalam mengelola digitaliasi perpustakaan. Salah satunya adalah fitur membership (keanggotaan).

Pada perpustakaan perguruan tinggi kolom pada identitas keanggotaan sedikit berbeda dibandingkan dengan perpustakaan umum. Beberapa perbedaan yang ditemukan terkait dengan keanggotaan adalah :

  1. Identitas pada perguruan tinggi berbasis pada fakultas dan program studi, sedangkan pada perpustakaan umum identitas anggota berbasis pada daerah asal atau tempat domisili.
  2. Status keanggotaan di perguruan tinggi terbatas hanya sampai mahasiswa tamat, sedangkan pada perpustakaan umum keanggotaannya bisa seumur hidup, walaupun kartu keanggotaannya terbatas, akan tetapi bisa status keanggotaan bisa diperbaharui atau diperpanjang.
  3. Anggota perpustakaan perguruan tinggi juga dikelompokkan berdasarkan jenjang studi
  4. Tipe keanggotaan menyebabkan perlakuan dan kebijakan yang berbeda terhadap anggota, misalnya pada perguruan tinggi kebijakan terhadap dosen berbeda dibandingkan dengan mahasiswa.

Berdasarkan perbedaan tersebut perpustakaan Universitas Andalas perlu melakukan modifikasi dan pengembangan terhadap fitur keanggotaan aplikasi SliMS sehingga bisa sesuai dengan kebutuhan. Untuk beberapa bagian, seperti keanggotaan mungkin bisa setting melalui menu keanggotaan pada halaman administrator. Akan tetapi untuk basis dan status keanggotaan, serta jenjang studi perlu dilakukan modifikasi dengan melibatkan programmer untuk merubah kode program dan basis data.

Dengan semangat berbagi yang dikembangkan oleh pengembang SliMS memungkinkan bagi setiap orang untuk memodifikasi aplikasi ini. Melalui laman GoSLiMS (http://slims.web.id/goslims) produk kreatifitas pegiat SLiMS disatukan. Para pegiat SLiMS Indonesia bisa mengupload hasil karyanya dan dinikmati oleh pegiat lainnya dengan mudah. Berbagai bentuk kreatifitas tersebut antara lain: plugin, modifikasi, bug fix, pengembangan, template admin, template opac dan lainnya untuk SLiMS versi apapun.

 

21 Februari 2017

Saat ini koleksi judul buku teks UPT Perpustakaan Universitas Andalas sudah melewati angka 100 ribu. Koleksi tersebut terdiri dari buku ajar/buku referensi mata kuliah dan buku-buku umum yang populer di masyarakat. Koleksi perpustakaan sebagian besar didominasi oleh buku ajar/referensi mata kuliah. Kondisi ini sesuai dengan fungsi perpustakaan perguruan tinggi yang salah satunya bertujuan untuk menopang kurikulum program studi yang ada di setiap fakultas.

Bidang automasi mencoba mendata tingkat keterpakaian koleksi di Perpustakaan Universitas Andalas, dengan menghitung jumlah peminjaman dari setiap koleksi. Dari hasil seleksi didapatkan 10 koleksi yang sering dipinjam oleh pemustaka, berikut judul-judul buku yang populer diurutkan berdasarkan koleksi yang sering dipinjam :

  1. Makro Ekonomi :Teori Pengantar
  2. Ilmu Kimia Untuk Universitas Jilid 1
  3. Fisika untuk Sains dan Teknik Jilid 1
  4. Pengantar Teori Mikro Ekonomi
  5. Kimia Dasar : Prinsip Dan Terapan Modern (Jilid 1)
  6. Fisika : Jilid 1
  7. Fisika Untuk Sains Dan Teknik Jilid 2
  8. Kimia Dasar : Konsep-Konsep Inti Jilid 1
  9. Akuntansi Suatu Pengantar  Buku 1 Edisi 4
  10. Kimia Dasar : Konsep-Konsep Inti Jilid 2

Dari keseluruhan judul di atas seluruhnya merupakan buku ajar/referensi mata kuliah. Artinya tingkat keterpakaian koleksi sebanding dengan jenis koleksi yang ada. Sedangkan kalau dikelompokkan berdasarkan bidang ilmu, judul-judul buku yang populer merupakan buku referensi dari Ilmu Ekonomi dan Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Hasil di atas juga mengindikasikan bahwa mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan FMIPA paling aktif meminjam koleksi di perpustakaan Unand.

22 Februari 2017

Salah satu kebijakan dari rektor Universitas Andalas terkait dengan mahasiswa yang akan di wisuda, salah satu syarat untuk mendapatkan surat keterangan bebas pustaka setiap calon wisudawan wajib menyumbangkan buku ke perpustakaan. Tujuannya adalah untuk memperkaya koleksi perpustakaan, sehingga bisa dimanfaatkan oleh para mahasiswa yang sedang aktif, dan atau pengunjung perpustakaan pada umumnya.

Berdasarkan data dari Bidang Automasi Perpustakaan Unand, saat ini koleksi buku yang ada sudah mencapai 103.874 judul. Dari total jumlah tersebut hanya separo yang sudah dimanfaatkan oleh pengunjung sedangkan sisanya belum pernah dipinjam atau dimanfaatkan.

Menyikapi kondisi tersebut di atas, untuk meningkatkan kebermanfaatan dan keterpakaian koleksi pimpinan perpustakaan membuat kebijakan dengan menetapkan kriteria buku yang akan disumbangkan oleh mahasiswa Unand. Adapun kriteria tersebut sebagai berikut :

  1. Mahasiswa harus menyumbangkan buku teks, bukan majalah, jurnal, prosiding dan terbitan pemerintah;
  2. Buku yang disumbangkan merupakan buku referensi mata kuliah yang diajarkan di jurusan/program studi masing-masing
  3. Khusus untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya diperbolehkan menyumbangkan novel atau ontologi puisi;
  4. Buku yang disumbangkan harus asli/tidak foto copi dan layak pakai (tidak dicoret-coret atau robek);
  5. Buku yang disumbangkan minimal terbitan tahun 2005.

Diharapkan dengan kebijakan tersebut kualitas koleksi yang ada di perpustakaan bisa meningkat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pengunjung. (Andi)

Halaman 2 dari 4