25 Agustus 2017

Memasuki tahun akademik 2017/2018 ini Universitas Andalas kedatangan sebanyak 6.597 orang mahasiswa baru dari semua jenjang studi yang tersebar di 16 fakultas. Masuknya mahasiswa tersebut otomatis juga menambah jumlah anggota perpustakaan. Karena seluruh mahasiswa baru otomatis menjadi anggota perpusakaan. Akan tetapi bagi mereka yang akan melakukan transaksi peminjaman buku, diharuskan melakukan aktivasi di ruang Tata Usaha terlebih dahulu.

Tingginya Antusiasme Mahasiswa Baru

Sampai dengan saat ini dari total 6.579 mahasiswa baru, sebanyak 3.513 orang (53%) sudah melakukan aktivasi keanggotaan di perpustakaan. Jumlah tersebut tergolong cukup banyak. Bahkan untuk mahasiswa S1 saja sudah 64% yang malakukan aktivasi. Padahal total jumlah mahasiswa tersebut juga termasuk yang di Kampus II Payakumbuh dan Kampus III Dharmasraya. Kalau untuk mahasiswa yang kuliah di kampus Limau Manis saja persentasinya sudah mendekati 75%. Disamping itu kehadiran mahasiswa baru juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan jumlah pengunjung perpustakaan. Dari yang rata-rata hanya sekitar 2.000 orang perhari, pada 2 minggu pertama perkuliahan ini langsung meningkat drastis di atas 3.000 orang per hari. Hampir separo dari pengunjung tersebut berasal dari mahasiswa baru. Tidak hanya jumlah kunjungan, jumlah peminjaman buku pun meningkat drastis. Berdasarkan data dari pangkalan database perpustakaan, selama 2 minggu ini total mahasiswa baru melakukan peminjaman buku sebanyak 3.677 eksemplar dari total 7.723 eksemplar koleksi yang dipinjam. Artinya hampir separo dari jumlah peminjam berasal dari mahasiswa baru. Antusiasme mahasiswa baru juga nampak dari suasana perpustakaan, setiap lantai ramai oleh pengunjung, ada yang membaca buku, mengerjakan tugas, diskusi, atau hanya sekedar ngobrol atau nongkrong di perpustakaan. Tingginya antusiasme mereka patut diacungi jempol. Artinya para mahasiswa baru tersebut sudah mulai menyadari pentingnya fungsi perpustakaan sebagai jantungnya sebuah perguruan tinggi, dengan tugas dan fungsinya untuk menunjang proses tri dharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat) (Sutarno, N.S., 2006).

 

Pentingnya Bimbingan Pemustaka

Tingginya antusiasme mahasiswa baru ternyata membuat kondisi perpustakaan berubah drastis. Suasana ruang baca sedikit bising karena saking ramainya pengunjung. Buku-buku di rak yang awalnya tertata rapi, menjadi berantakan dan berpindah tempat, tidak sesuai dengan klasifikasinya. Pustakawan menjadi lebih sibuk dalam memandu dan melayani pertanyaan-pertanyaan pengunjung. Kondisi ini sebenarnya wajar terjadi, karena sebagian besar mahasiswa baru tersebut merupakan pengunjung baru yang belum terbiasa dengan sistem layanan perpustakaan. Perbedaan yang mencolok antara perpustakaan sekolah dengan perpustakaan perguruan tinggi, jumlah koleksi dan luas ruangan yang jauh benyak dan luas, membuat mereka ingin mengekplorasi seluruh fasilitas dan layanan yang tersedia. Disinilah pentingnya bimbingan pemustaka. Setiap anggota baru perpustakaan jamaknya harus diberikan bimbingan terlebih dahulu sebelum mereka memanfaatkan layanan yang ada di perpustakaan. Salah satu caranya adalah dengan memberikan pengetahuan tentang cara penelusuran informasi, pencarian dan pengambilan koleksi di rak, peminjaman dan perpanjangan koleksi, serta pengembalian koleksi. Serta layanan lainnya yang tersedia di perpustakaan. Apalagi saat ini UPT Perpustakaan Universitas Andalas sudah menerapkan sistem automasi dalam manajemen perpustakaan di hampir seluruh bidang. Hal ini sangat penting dilakukan agar pengunjung bisa dengan cepat dan tepat menemukan koleksi yang dibutuhkan, sehingga bisa menghemat waktu dan tenaga (Soetarno, N.S., 2005). Disamping itu suasana di perpustakaan bisa menjadi lebih tertib dan teratur.

Antusiasme Berbuah Petaka

Selain bimbingan pemanfaatan koleksi, yang tak kalah pentingnya adalah membekali pengunjung dengan pengetahuan tentang tata tertib dan sangsi yang berlaku di perpustakaan. Disiplin merupakan persoalan yang masih menjadi momok bagi UPT Perpustakaan Universitas Andalas sampai dengan saat ini. Terutama dalam hal disiplin pengembalian pinjaman. Dalam 3 tahun terakhir, berdasarkan hasil penelitian Andi Saputra (2017), tentang Tingkat Disiplin Anggota dalam Melakukan Peminjaman, ditemukan bahwasanya 41% pinjaman, dari rata-rata total 65.772 transaksi per tahun, terlambat dikembalikan. Bahkan ada yang terlambat mengembalikan koleksi sampai bertahun-tahun, dengan denda mencapai Rp. 3 juta. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata sebagian besar keterlambatan tersebut terjadi pada mahasiswa yang meminjam koleksi di tahun pertama perkuliahan. Oleh karena itu perlu dilakukan bimbingan dan sosialisasi untuk mahasiswa baru di awal-awal perkuliahan tentang tata cara pemanfaatan fasilitas, dan tata tertib yang ada di perpustakaan. Supaya mereka mendapatkan informasi dengan waktu yang cepat dan cara yang tepat. Dan yang tak kalah pentingnya adalah menjaga agar antusiasme mereka untuk berkunjung ke perpustakaan tidak berbuah petaka, karena lalai dalam melakukan pengembalian buku yang dipinjam (Andi Saputra).

15 Maret 2017

Senayan Library Management System (SliMS) merupakan sebuah perangkat lunak untuk sistem manajemen perpustakaan. Sebagian besar fitur-fiturnya sudah mengakomodasi kegiatan-kegiatan di perpustakaan, serta bermanfaat untuk membantu mempermudah dalam mengelola tugas perpustakaan. Sesuai dengan basic pengembangnya, perpustakaan Kementerian Pendididikan Nasional, aplikasi ini pada dasarnya dikembangkan untuk digunakan pada perpustakaan umum. Fitur-fiturnya disesuaikan dengan kebutuhan perpustakaan umum. Sedangkan untuk penerapan di jenis perpustakaan lain seperti perpustakaan khusus, perpustakaan sekolah dan perpustakaan perguruan tinggi, perlu dilakukan modifikasi dan pengembangan pada fitur-fitur tertentu.Salah satunya pada modul keanggotaan, yang tidak memuat kolom-kolom yang sangat dibutuhkan dalam melakukan pendataan anggota di perguruan tinggi.

Beberapa perbedaan yang ditemukan terkait dengan keanggotaan adalah :

  1. Identitas pada perguruan tinggi berbasis pada fakultas dan program studi, sedangkan pada perpustakaan umum identitas anggota berbasis pada daerah asal atau tempat domisili.
  2. Status keanggotaan di perguruan tinggi terbatas hanya sampai mahasiswa tamat, sedangkan pada perpustakaan umum keanggotaannya bisa seumur hidup, walaupun kartu keanggotaannya terbatas, akan tetapi bisa status keanggotaan bisa diperbaharui atau diperpanjang.
  3. Anggota perpustakaan perguruan tinggi juga dikelompokkan berdasarkan jenjang studi
  4. Status keanggotaan di perguruan tinggi terbatas hanya sampai mahasiswa menamatkan studinya, sedangkan di perpustakaan umum bisa diperpanjang sampai seumur hidup.

Staf perpustakaan Unand, Andi Saputra, telah berhasil melakukan modifikasi terhadap modul keanggotaan aplikasi SLiMS 7 Cendana, agar sesuai dengan kebutuhan pendataan di perguruan tinggi. Hasil modifikasi tersebut telah dimuat di website GoSliMS (http://slims.web.id/goslims), website resmi sebagai wadah kreatifitas para pegiat SLiMS Indonesia.

Hasil modifikasi tersebut telah diuji dan diterapkan di Peprustakaan Universitas Andalas. Master file beserta panduan penggunaannya dapat di download di laman : Master dan Panduan Modifikasi SLiMS Perguruan Tinggi.

 

 

 

08 Maret 2017

Pada Tahun Anggaran 2017 ini, Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Perpustakaan Nasional RI, kembali telah menjadwalkan untuk menyelenggarakan 15 Diklat Kepustakawanan.

Diklat mulai dilaksanakan pada bulan Februari 2017. Seperti biasanya tahun ini rangkaian diklat diawali dengan Diklat Teknis Pengelolaan Perpustakaan. Untuk informasi selengkapnya mengenai jadwal dan proses pendaftaran diklat selengkapnya bisa dilihat melalui website resmi Pusdiklat Perpusnas RI : http://pusdiklat.perpusnas.go.id/diklat.

07 Maret 2017

Pada awal tahun 2017 ini Bidang Automasi UPT Perpustakaan Unand, telah melakukan pendataan terhadap jumlah pengunjung perpustakaan berdasarkan fakultas setiap bulannya. Setiap pengunjung yang berasal dari mahasiswa Unand dihitung dan dikelompokkan berdasarkan asal fakultasnya. Setelah itu data diurutkan berdasarkan jumlah terbanyak.

Dari total 45.223 kali kunjungan ke perpustakaan selama bulan Februari 2017, sebanyak 45.123 berasal dari mahasiswa Unand. Dari jumlah tersebut kunjungan terbanyak berasal dari Fakultas Ekonomi, yaitu sebanyak 10.288 kunjungan. Sedangkan kunjungan paling sedikit berasal dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, yaitu 147 kali. Berikut disajikan 5 besar kunjungan terbanyak ke pepustakaan Unand selama bulan Fabruari 2017 :

No.

Nama Fakultas

Jumlah

1

Fakultas Ekonomi

10288

2

Fakultas Pertanian

8102

3

Fakultas Peternakan

5958

4

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

2929

5

Fakultas Hukum

2872

 Untuk lebih jelasnya, rincian jumlah pengunjung per fakultas bisa dilihat pada gambar di bawah ini :

Jumlah pengunjung dari Fakultas Ekonomi, Pertanian dan Peternakan yang berada di 3 besar sangat jauh perbedaannya dibandingkan dengan fakultas lainnya. Faktor lokasi sepertinya cukup mempengaruhi jumlah pengunjung per fakultas di UPT Perpustakaan Unand, disamping banyaknya jumlah mahasiswa. Karena ketiga fakultas tersebut lokasinya berada persis di depan perpustakaan. Sedangkan untuk 2 fakultas dengan jumlah terendah, seperti Fakultas Kedokteran Gigi dan Kesehatan Masyarakat disamping jumlah mahasiswanya sedikit, lokasi kampusnya juga cukup jauh dari perpustakaan yang berada di kampus Unand Limau Manis , yaitu di kampus Jati ,di pusat Kota Padang.

Selain pengunjung per fakultas bidang autamasi juga melakukan pendataan terhadap pengunjung berdasarkan jenjang studi yang ada di Unand. Mahasiswa program Sarjana (S1) paling banyak mengunjungi perpustakaan, yaitu 42.726 kali kunjungan. Jumlahnya sangat jauh dibandingkan dengan jenjang studi lainnya. Kondisi ini sangat wajar terjadi mengingat perbedaan jumlah mahasiswa S1 dengan jenjang studi lainnya sangat jauh sekali. Data selengkapnya bisa dilihat pada tabel berikut :

No Jenjang Studi Jumlah
1 DIII 1.698
2 Sarjana (S1) 42.726
3 Magister (S2) 394
4 Doktor (S3) 31

Itulah gambaran pengunjung perpustakaan Unand selama bulan Februari 2017 berdasarkan asal pengunjung. Data tersebut diambil dari pangkalan database perpustakaan yang dikelola dan diolah oleh Bidang Automasi.

 

Halaman 1 dari 4