08 Januari 2018
Rate this item
(0 votes)

Sepanjang tahun 2017 total sebanyak 65.402 transaksi peminjaman buku di UPT Perpustakaan Universitas Andalas. Jumlah tersebut sedikit menurun dibandingkan dengan tahun 2016. Sebagian besar transaksi peminjaman tersebut dilakukan oleh mahasiswa program sarjana, yang mencapai 94%. Sedangkan sisanya terbagi antara mahasiswa program D3, S2, S3 dan dosen, serta tenaga kependidikan.

Sebagaimana biasanya setiap tahunnya UPT Perpustakaan Unand melakukan rekapitulasi terhadap berbagai transaksi yang terjadi, seperti peminjaman, denda, penambahan koleksi, dan pengunjung, yang disusun dalam bentuk laporan tahunan. Beberapa dari laporan tersebut dikelompokkan berdasarkan fakultas. Karena memang homebase utama dari anggota perpustakaan adalah fakultas.

Berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan di awal tahun ini, untuk transaksi peminjaman buku, yang paling banyak melakukan transaksi adalah mahasiswa dari Fakultas Pertanian, sebanyak 8.267 transaksi, disusul oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi, dengan 8.098 transaksi. Untuk lebih jelasnya 5 besar fakultas dengan peminjam terbanyak bisa dilihat pada gambar.

Disamping jumlah pinjaman, pada kategori ini juga dihitung jumlah keterlambatan pengembalian buku berdasarkan fakultas. Dari hasil rekapitulasi, diperoleh data bahwasanya mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi persentase keterlambatannya paling tinggi, dengan 38,96%, disusul oleh Fakultas Kedokteran, 37,91% dan Fakultas Ekonomi, 36,70%. Tingginya persentase keterlambatan pengembalian Fakultas Kedokteran Gigi dan Kedokteran, kemungkinan disebabkan karena jauhnya jarak antara kampus mereka, di Kampus Jati, dengan lokasi perpustakaan, di Kampus Unand Limau Manis.

27 Desember 2017
Rate this item
(0 votes)

Saat ini sumber-sumber referensi riset (seperti artikel jurnal, tesis, disertasi, dan lain-lain) sebagian besar tersedia secara secara online. Tuntutan terhadap para akademisi untuk mengunggah artikel melalui jurnal nasional maupun internasional merupakan faktor utama pemicunya. Untuk mengakses dan mengunduhnya, kita hanya perlu mengenali sumber-sumber dari referensi tersebut dan butuh sedikit kemahiran dalam menggunakan sarana penulusuran (search engine).

Sumber referensi riset dengan jumlah yang sangat melimpah itu ada yang bersifat open access (gratis) maupun closed access. Pada sebagian instansi ada yang berlangganan (subscription-based). Begitu juga dengan Universitas Andalas, hampir setiap tahun melanggan jurnal dan ebook dari publisher online.

Akan tetapi sebagian besar civitas akademika Unand masih belum memanfaatkannya dengan baik. Sebagian dari mereka merasa kesulitan dalam mencari sumber referensi untuk penelitian, maupun untuk penulisan karya ilmiah/tugas akhir. Padahal informasi tersebut, artikel jurnal ilmiah, ebook, prosiding konferensi, tesis, disertasi dan lain-lain, sebenarnya dapat diakses dan diunduh secara gratis dengan mudah dan dalam waktu singkat, dalam bentuk fulltext (teks lengkap).

Untuk mengatasi permasalahan tersebut UPT Perpustakaan Unand membuka kelas untuk workshop “Online Research Skill”, yang diadakan secara rutin 2 kali dalam seminggu, setiap hari Rabu dan Jum’at pagi. Pesertanya bisa dari mahasiswa maupun dosen. Peserta yang mengikuti kegiatan tidak dipungut biaya sepersenpun. Bagi yang berminat bisa mendaftar melalui Bagian Tata Usaha di Lantai 1 Gedung Perpustakaan.

Untuk tahap awal materi workshop yang akan diajarkan adalah: 1) Panduan praktis mengakses dan mengunduh artikel di jurnal online; 2)Bagaimana mengelola referensi riset secara efektif dengan menggunakan reference management software (seperti Zotero atau Mendeley); dan 3) Bimbingan upload tugas akhir bagi mahasiswa (khusus untuk mahasiswa yang akan di wisuda).

Selain kelas yang diadakan di perpustakaan, pustakawan juga siap diundang untuk memberikan bimbingan terkait dengan materi Online Reseach Skill di fakultas atau unit-unit yang ada di lingkungan Universitas Andalas.

11 Desember 2017
Rate this item
(1 Vote)

UPT Perpustakaan Universitas Andalas pada hari sabtu dan minggu tanggal 9-10 Desember 2017, telah mengadakan kegiatan workshop Etika Layanan Perpustakaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Seminar Lantai 5. Perpustakaan Unand.  Kegiatan kali ini mengusung tema “Meningkatkan Etika Layanan Dalam Rangka Mewujudkan Pelayanan Prima Terhadap Pemustaka.” Hadir dalam acara tersebut sekitar 60 orang peserta, yang terdiri dari staf UPT Perpustakaan Unand dan staf ruang baca fakultas yang ada di lingkungan Unand.

20 November 2017
Rate this item
(0 votes)

Perpustakaan Universitas Andalas (Unand) mengadakan kegiatan workshop Literasi Informasi (LI) di Fakultas Pertanian Kampus III Unand Dharmasraya pada Rabu (15/11), sehari berselang pelaksanaan Workshop serupa di Kampus II Payakumbuh. Animo mahasiswa dalam mengikuti Workshop bertema “Cerdas dalam Temu Kembali Informasi Jaman Now” ini tampak tinggi. Terbukti dengan hadirnya 95 peserta memadati Gedung Aula Kampus III Unand Dharmasraya untuk mengikuti workshop tersebut.

Materi pertama berjudul Penggunaan Operator Boolean dalam LI dan Penggunaan Advance Operator sebagai Search Engine disampaikan oleh Rahmadeli, ST., Staf IT Perpustakaan Unand. Materi pembuka ini sangat penting dipahami mahasiswa agar dapat mencari dan menemukan informasi di internet secara efektif dan efisien.

Materi kedua berjudul Panduan dan Tata Cara Prosedur Bebas Pustaka oleh Beni Adri Yassin, A.Md., yang juga merupakan Staf IT Perpustakaan Unand. Bebas Perpustakaan merupakan syarat bagi mahasiswa Unand untuk menerima ijazah dan/atau wisuda. Untuk mendapatkan Surat Keterangan Bebas Perpustakaan, mahasiswa wajib mengunggah soft file tugas akhir ke website e-skripsi Unand. Dalam mengunggah tugas akhir terdapat tata cara dan ketentuan teknis yang harus diketahui mahasiswa.

Peserta workshop terlihat sangat antusias mendengarkan pemaparan materi. Dalam sesi tanya jawab materi pertama, peserta mengaku baru mengenal Operator Boolean dan teknik pencarian tingkat lanjut yang dipaparkan pemateri. Mereka juga baru mengetahui, bahwa pencarian di mesin pencari internet dapat dimudahkan dengan menggunakan teknik pencarian tersebut. Namun sayangnya, peserta tidak dapat mempraktikkan langsung karena terkendala fasilitas yang belum memadai.

Workshop LI menjadi semakin meriah dengan adanya kuis dan pembagian doorprize. Dalam acara ini, 6 (enam) orang peserta berhasil mendapatkan doorprize berupa buku dari Perpustakaan Unand.