Kepala Perpustakaan Unand Mengikuti Seminar Persiapan Akreditasi di UIN Imam Bonjol

31 Oktober 2017

Akreditasi perpustakaan merupakan pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan sebuah perpustakaan yang diberikan oleh Perpustakaan Nasional RI. Pedoman pemberian akreditasi salah satunya adalah pasal 24 Undang-undang No. 43 tahun 2007 yang menyatakan setiap perguruan tinggi menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi Standar Nasional Perpustakaan. Untuk mempersiapkan proses akreditasi perpustakaan, maka Universitas Islam Negeri Imam Bonjol menyelenggarakan seminar yang bertema "Persiapan Menuju Akreditasi Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang," yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 30 Oktober 2017, bertempat di Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang.

Panitia menghadirkan Wiji Suwarno, S.Pdi, M.IIP (Kepala Perpustakaan IAIN Salatiga Jawa Tengah) sebagai nara sumber. Perlu diketahui IAIN Salatiga mendapatkan akreditasi "A" dari Perpusnas RI tahun lalu. Selain peserta dari internal UIN Imam Bonjol, juga diundang pimpinan perpustakaan dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Sumatera Barat, seperti IAIN Bukittinggi, IAIN Batusangkar, Universitas Negeri Padang, tidak ketinggalan Perpustakaan Unand, yang diwakili oleh kepala perpustakaan, Drs. Yasir, S.Sos dan Stafnya Andi Saputra, S.Kom, M.Kom. Kehadiran kepala Perpustakaan Unand pada acara tersebut diharapkan bisa berbagi pengalaman ketika meraih predikat akreditasi "A", pada tahun 2015 yang lalu.

Dalam seminar tersebut membahas tentang instrumen akreditasi perpustakaan perguruan tinggi yang dikeluarkan oleh Perpustakaan Nasional RI tahun 2017 ini. Selain itu nara sumber juga membahas tentang strategi dan pengalamannya ketika mempersiapkan akreditasi di kampusnnya. Menurut Zulfitri, S.Ag, MA, Kepala Perpustakaan UIN Imam Bonjol, tujuan diadakan seminar ini adalah untuk menyonsong akreditasi perpustakaan mereka yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 yang akan datang. Disamping itu mereka juga ingin berbagi informasi dan pengalaman dengan para pimpinan perpustakaan yang hadir terkait dengan masalah akreditasi perpustakaan.

Read 100 times