06 Februari 2018
Rate this item
(0 votes)

Scopus merupakan pangkalan data terbesar di dunia yang menyimpan jutaan literatur ilmiah yang telah diterbitkan sejak puluhan tahun yang lalu. Sampai dengan saat ini Scopus masih menjadi standard rujukan jurnal ilmiah internasional bereputasi. Scopus juga menjadi rujukan bagi SINTA, sistem informasi penelitian berbasis web nasional layaknya Scopus milik Kementerian Riset Teknologi dan Dikti Republik Indonesia, disamping Google Scholar. Seluruh jurnal nasional yang terindex Scopus otomatis akan masuk ke dalam kategori SINTA 1.

Scopus menyajikan data dalam berbagai dimensi, seperti penerbit, negara, institusi, penulis, bidang ilmu dll. Berdasarkan hasil penelusuran dari pangkalan database Scopus pada awal Februari 2018 ini, untuk kategori institusi ternyata Universitas Andalas berada pada peringkat 14 dari total 285 institusi yang berafiliasi dengan Indonesia. Total publikasi Unand sebanyak 1.327 documen di penerbit yang terindex Scopus. Tabel berikut menyajikan 15 besar institusi dengan publikasi terbanyak di Scopus yang berafiliasi dengan Indonesia.

No.

Affiliation name

Documents

City

1

Institut Teknologi Bandung

         8,903

Bandung

2

Universitas Indonesia

         8,543

Depok

3

Universitas Gadjah Mada

         5,568

Yogyakarta

4

Bogor Agricultural University ipb

         3,765

Bogor

5

Indonesian Institute Of Sciences (LIPI)

         2,995

Jakarta

6

Institut Teknologi Sepuluh Nopember

         2,972

Surabaya

7

University Of Diponegoro

         2,458

Semarang

8

University Of Brawijaya

         2,047

Malang

9

Universitas Padjadjaran

         1,957

Bandung

10

Universitas Sebelas Maret

         1,617

Surakarta

11

Universitas Airlangga

         1,550

Surabaya

12

University Of Hasanuddin

         1,537

Makassar

13

Binus University

         1,489

Jakarta

14

University Of Andalas

         1,327

Padang

15

Center For International Forestry Research (CIFOR)

         1,263

Bogor

 

Untuk kategori perguruan tinggi, Unand berada di peringkat 13, sedangkan untuk kategori perguruan tinggi negeri di peringkat 12. Pada kategori perguruan tinggi di luar jawa, Unand berada pada peringkat 2, setelah Universitas Hasanuddin. Satu-satunya institusi selain perguruan tinggi yang masuk peringkat 10 besar adalah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Secara keseluruhan di Indonesia ITB masih unggul, baik untuk kategori institusi, maupun perguruan tinggi, dengan total 8.903 dokumen.

05 Februari 2018
Rate this item
(0 votes)

Scopus merupakan salah satu standar rujukan jurnal internasional bereputasi. Kinerja sebuah institusi, maupun penelitinya bisa diukur dari seberapa banyak karya mereka yang dipublikasikan di jurnal-jurnal yang terindex Scopus. Berdasarkan data yang ada di database Scopus, penulis yang berafiliasi dengan Universitas Andalas telah menghasilkan 1.014 publikasi khusus untuk kategori artikel di jurnal terindex Scopus. Sedangkan untuk total publikasi yang dihasilkan untuk semua kategori sebanyak 1.329 dokumen. Data tersebut di publikasikan sejak tahun 1984 s/d 2018.  Seluruh artikel tersebut dihasilkan oleh 160 orang penulis. Dari jumlah tersebut Prof. Dr. Rahmiana Zein, dosen Kimia FMIPA Unand, paling banyak menghasilkan publikasi di jurnal terindex Scopus, dengan jumlah 58 artikel. Disusul oleh Alm. Prof. Dr. Edison Munaf, sebanyak 45 artikel, dan Prof. Dr. H. Dayar Arbain, Apt. sebanyak 38 artikel. Berikut disajikan daftar 10 besar Author Unand yang paling produktif di Jurnal terindex Scopus.

No Author Jumlah Homebase
1 Zein, R. 58 FMIPA
2 Munaf, E. 45 FMIPA
3 Arbain, D. 38 Farmasi
4 Djamaan, A. 31 FMIPA
5 Arief, S. 25 Farmasi
6 Dachriyanus 22 FMIPA
7 Warly, L. 22 FMIPA
8 Dharma, A. 21 Peterrnakan
9 Jamarun, N. 21 Farmasi
10 Dillasamola, D & Marlida, Y. 20 Peternakan

Sumber : http://www.scopus.com

Dari 10 author paling produktif, 5 orang merupakan dosen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Aalam (FMIPA) . Sedangkan dari Fakultas Farmasi ada 3 orang, dan sisanya 2 orang dari Fakultas Peternakan. Dapat disimpulkan bahwasanya produktifitas dosen-dosen Kimia di Jurnal Scopus paling tinggi, dibandingkan dengan dosen jurusan/program studi lainnya yang ada di Universitas Andalas.

24 Januari 2018
Rate this item
(0 votes)

Sejak 2 tahun di UPT Perpustakaan Unand telah berdiri Pojok Bank Indonesia (BI Corner). Keberadaannya berkat kerjasama antara Universitas Andalas dan Bank Indonesia. BI Corner berada di lantai 2 Gedung UPT Perpustakaan Unand. Seluruh fasilitasnya bisa dimanfaatkan oleh seluruh pengunjung perpustakaan.

Pada hari Rabu tanggal 24 Januari 2017, tim dari Bank Indonesia mengunjungi UPT Perpustakaan Unand, yang diwakili oleh Alex Zulkarnain (Project Manager Riset), Retno Treswandi (Koordinator Riset), dan Triaji Adisaputro (Anggota). Tujuan mereka berkunjung dalam rangka riset tentang evaluasi keberadaan BI Corner di seluruh Indonesia. Kedatangan mereka disambut oleh Kepala UPT Perpustakaan Unand, Drs. Yasir, S.Sos dan beberapa orang staf perpustakaan.

Menurut Retno Treswandi, koordinator riset, saat ini ada 35 BI Corner yang tersebar di seluruh Indonesia. Perpustakaan Unand merupakan salah satu dari 5 lokasi riset yang akan dikunjungi di luar pulau Jawa. Ditambahkannya lagi, metode riset yang akan mereka lakukan adalah dengan melakukan interview terhadap salah seorang staf perpustakaan, volunter yang bertugas mengelola BI Corner, dan salah seorang pengunjung, serta membagikan angket kepada beberapa orang pengunjung.

Staf perpustakaan Unand yang diwawancarai, diwakili oleh Andi Saputra, M.Kom. Dalam wawancara tersebut beliau mengharapkan “hasil dari riset ini bisa meningkatkan kualitas BI Corner, sehingga keberadaannya bisa lebih bermanfaat bagi pengunjung perpustakaan.” (AS)

24 Januari 2018
Rate this item
(0 votes)

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini UPT Perpustakaan Unand kembali membuka diri untuk dijadikan sebagai tempat magang bagi mahasiswa program studi ilmu perpustakaan dari berbagai perguruan tinggi. Ada 2 perguruan tinggi yang mengajukan permohonan mahasiswanya untuk magang, yaitu program studi D3 Ilmu Perpustakaan Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang dan Program Studi D3 Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Universitas Negeri Padang (UNP).

Dari UNP mengirimkan sebanyak 6 orang mahasiswanya, yang diantar langsung oleh dosen pembimbingnya, Malta Nelisa, M.Hum. pada minggu pertama Januari 2018 yang lalu. Tidak lama berselang Lailatul Rahmi, M.Hum, dosen Ilmu Perpustakaan UIN Imam Bonjol juga mengantarkan mahasiswa bimbingannya untuk magang di UPT Perpustakaan Unand sebanyak 13 orang. Kedatangan mereka disambut oleh Kepala UPT Perpustakaan Unand, Drs. Yasir, S.Sos., dan Iswadi Syahrial Nupin, S.Sos. selaku pendamping selama mereka magang.

Dengan kedatangan mereka, berarti saat ini ada 19 orang mahasiswa magang di UPT Perpustakaan Unand. Jumlah tersebut paling banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama 1 bulan. Dalam jangka waktu tersebut mereka akan bertugas layaknya staf perpustakaan. Mereka akan bertugas secara bergiliran di setiap bidang/unit yang ada di UPT Perpustakaan Unand.